Arti Kata "mengelite" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengelite" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengelite

meng.e.lite menjadi elite: organisasi kemasyarakatan itu kini cenderung mengelite dan terpisah dari massa umat yang terbelakang, miskin, dan bodoh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengelite"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengelite" dalam Kalimat

1.Organisasi kemasyarakatan itu kini cenderung mengelite dan terpisah dari massa umat yang terbelakang, miskin, dan bodoh.
2.Pendidikan tinggi dapat mengelite seseorang dari masyarakat awam dan membuatnya terasing.
3.Politik yang mengelite dapat memecah belah masyarakat dan menghasut konflik.
4.Dalam kisah ini, karakter utama mulai mengelite dan menjadi sombong setelah mendapatkan kekayaan.
5.Kebijakan ekonomi yang mengelite dapat memperburuk kesenjangan sosial dan meningkatkan kebutuhan masyarakat yang kurang beruntung.

📚 Artikel terkait kata "mengelite"

Mengenal Kata 'mengelite' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengelite" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mengelite" memiliki makna yang spesifik dalam konteks sosial dan historis. Istilah ini berasal dari kata "elite", yang merujuk pada kelompok orang-orang yang memiliki kekuasaan, pengaruh, dan status sosial yang tinggi. Dalam konteks ini, "mengelite" berarti proses memilih, mengembangkan, atau meningkatkan seseorang atau kelompok orang menjadi anggota dari kelompok elite. Dalam sejarah Indonesia, kata "mengelite" sering digunakan untuk menggambarkan proses pelapisan masyarakat, di mana kelompok masyarakat yang lebih maju dan berpendidikan lebih banyak memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri dan mencapai kesuksesan. Namun, proses ini sering kali dianggap tidak adil dan tidak inklusif, karena hanya beberapa orang yang berhasil mengelite dan meninggalkan banyak orang lain di belakang. Contoh penggunaan kata "mengelite" dalam kalimat alami adalah sebagai berikut: - Organisasi kemasyarakatan itu kini cenderung **mengelite** dan terpisah dari massa umat yang terbelakang, miskin, dan bodoh. - Partai politik tersebut dituduh **mengelite** para anggotanya dan memprioritaskan kepentingan pribadi daripada kepentingan masyarakat. - Proses **mengelite** dalam masyarakat Indonesia sering kali dianggap tidak adil dan tidak inklusif. Kata "mengelite" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era globalisasi dan teknologi, proses **mengelite** menjadi semakin penting, karena dapat membantu meningkatkan kemampuan dan kesempatan seseorang untuk mencapai kesuksesan. Namun, perlu diingat bahwa proses ini juga dapat menyebabkan ketegangan dan konflik sosial, jika tidak dilakukan dengan cara yang adil dan inklusif.