Arti Kata "bocong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bocong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bocong

bo·cong Jk n tempat air yg bagian perutnya (tengahnya) besar (terbuat dr tanah); buyung: ia membawa minyak kelapa se --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bocong"

📝 Contoh Penggunaan kata "bocong" dalam Kalimat

1.Di desa, ada sebuah bocong yang menjadi tempat bermain anak-anak setiap hari.
2.Keluarga kami biasanya memilih bocong sebagai area beristirahat setelah berjalan-jalan.
3.Dalam cerita rakyat, bocong dianggap sebagai tempat keramat oleh para leluhur.
4.Pengajar memberikan tugas kepada muridnya untuk menggambar sebuah bocong di papan tulis.
5.Sebelum memulai kerja sama, tim pertama kali memilih bocong sebagai lokasi kerja yang strategis.

📚 Artikel terkait kata "bocong"

Mengenal Kata 'bocong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bocong" - Konsep Tradisional dalam Kebersamaan

Dalam bahasa Indonesia, kata "bocong" memiliki makna yang unik dan khas. Secara resmi, bocong diartikan sebagai tempat air yang memiliki perut yang besar dan terbuat dari tanah. Konsep ini telah ada sejak lama dan masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di beberapa daerah di Indonesia. Bocong sering dijumpai di daerah-daerah pedesaan, di mana air menjadi sumber kehidupan yang sangat penting. Masyarakat setempat biasanya membuat bocong sebagai tempat air bersih bagi petani, hewan, dan masyarakat sekitar. Konsep ini juga dapat dilihat sebagai contoh kebersamaan dan kerja sama dalam masyarakat. Contoh penggunaan kata bocong dalam kalimat alami adalah: "Saya membawa minyak kelapa se-bocong untuk memberikan sebagai hadiah kepada tetangga saya." Atau, "Masyarakat setempat membuat bocong sebagai tempat air bersih bagi petani." Bahkan, "Kami akan membuat bocong baru di dekat rumah saya untuk mencukupi kebutuhan air." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep bocong masih relevan dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam kegiatan wisata, bocong dapat menjadi destinasi unik yang menampilkan kearifan lokal. Atau, dalam kegiatan sosial, bocong dapat dijadikan sebagai tempat pertemuan dan kebersamaan. Dengan demikian, kata bocong tidak hanya memiliki makna yang khas, tetapi juga memiliki nilai-nilai positif yang dapat ditiru oleh masyarakat modern.