Arti Kata "fiksi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fiksi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fiksi

fik·si n 1 Sas cerita rekaan (roman, novel, dsb); 2 rekaan; khayalan; tidak berdasarkan kenyataan: nama Menak Moncer adalah nama tokoh -- , bukan tokoh sejarah; 3 pernyataan yg hanya berdasarkan khayalan atau pikiran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fiksi"

📝 Contoh Penggunaan kata "fiksi" dalam Kalimat

1.fiksi ilmiah adalah genre sastra yang menggambarkan dunia yang berbeda dari kenyataan.
2.Pada era modern, banyak film fiksi ilmiah yang memenangkan penghargaan di festival film internasional.
3.Saya sangat menyukai membaca buku fiksi karena dapat membantu saya mengembangkan imajinasi saya.
4.Dalam pendidikan, guru biasanya menggunakan contoh-contoh fiksi untuk mengajarkan konsep-konsep abstrak.
5.Penggunaan fiksi dalam proses belajar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.

📚 Artikel terkait kata "fiksi"

Mengenal Kata 'fiksi' - Inspirasi dan Motivasi

Fiksi: Konsep Cerita Rekaan dalam Bahasa Indonesia

Fiksi adalah kata yang telah melekat dalam bahasa Indonesia secara luas, terutama dalam konteks sastra dan kebudayaan. Dalam arti resmi, fiksi referensi pada cerita rekaan, seperti novel, roman, atau cerita pendek. Namun, arti lain dari kata ini lebih luas lagi, meliputi rekaan, khayalan, dan pernyataan yang tidak berdasarkan kenyataan. Dalam sejarah sastra Indonesia, fiksi telah menjadi salah satu bidang yang paling berkembang. Banyak novel dan cerita pendek yang telah diciptakan oleh penulis-penulis terkenal, seperti Pramoedya Ananta Toer dan Ayu Utami. Mereka telah menggunakan fiksi sebagai alat untuk mengungkapkan pengalaman, kebenaran, dan kisah-kisah yang tidak biasa. Dengan demikian, fiksi telah menjadi bagian penting dari kebudayaan Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, fiksi juga digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, ketika kita membaca sebuah novel, kita sedang membaca fiksi yang diciptakan oleh penulis. Atau, ketika kita menonton sebuah film, kita sedang menonton fiksi yang diciptakan oleh sutradara. Bahkan, dalam percakapan sehari-hari, kita dapat menggunakan kata fiksi untuk menggambarkan sesuatu yang tidak benar atau tidak nyata. Misalnya, "Itu hanya fiksi, tidak benar-benar terjadi." Dalam budaya modern Indonesia, fiksi telah menjadi salah satu bentuk ekspresi yang paling populer. Banyak orang yang menggunakan fiksi sebagai cara untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman mereka. Dengan demikian, fiksi telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari dan kebudayaan Indonesia.