Arti Kata "suntih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "suntih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

suntih

sun·tih Mk v, me·nyun·tih v 1 menyayat-nyayat (daging dsb); 2 mengoyak-ngoyakkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "suntih"

📝 Contoh Penggunaan kata "suntih" dalam Kalimat

1.Pengusaha makanan terbiasa menyuntih daging sapi untuk membuat sate yang lezat.
2.Ibu saya mengajak saya ke pasar untuk menyuntih daging kambing sebagai oleh-oleh natal.
3.Dalam proses pembuatan keris, seniman harus memiliki keterampilan menyuntih kayu agar hasilnya lebih indah.
4.Pada zaman dulu, para pengembara harus menyuntih daging hewan liar untuk bertahan hidup di hutan.
5.Dalam proses pembuatan kerajinan tangan, anak tersebut harus belajar menyuntih kain untuk membuat motif yang khas.

📚 Artikel terkait kata "suntih"

Mengenal Kata 'suntih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Suntih" - Dampaknya dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata suntih memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu menyayat-nyayat atau mengoyak-ngoyakkan. Kata ini memiliki latar belakang historis yang menarik, karena sering digunakan dalam konteks pertanian dan pekerjaan tangan. Di masa lalu, pekerjaan seperti suntih daging atau sayuran adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi petani dan nelayan. Dalam kehidupan sehari-hari, suntih masih digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Contohnya, kita bisa melihat suntih daging sapi dalam proses pengolahan makanan atau suntih kulit buah untuk menghilangkan bagian yang tidak enak. Di sisi lain, suntih juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih simbolis, seperti suntih perasaan hati seseorang yang telah terluka. Kata suntih juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tradisi adat, suntih digunakan sebagai simbol perasaan yang terluka atau terpecah. Selain itu, kata suntih juga dapat digunakan dalam konteks sosial, seperti suntih konflik antara keluarga atau suntih hubungan antara teman-teman. Dengan demikian, kata suntih memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.