Arti Kata "catuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "catuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

catuk

1ca·tuk v, men·ca·tuk v 1 mencotok; memagut; mematuk: ayam ini suka benar ~ telurnya; apa sebabnya ular itu tidak mau ~ tangan tukang sulap itu; 2 melukai dsb dng ujung senjata; memarang; mencencang: ia ~ kepala orang itu dng bayonet; 3 memukul; mengetuk: ia ~ dng punggung lading

2ca·tuk n 1 tukul besi besar; 2 tukul besi besar yg berparuh (untuk memecahkan batu, cadas, dsb)

3ca·tuk n 1 takaran sebanyak isi sendok makan; 2 takaran sebanyak isi tempurung (batok); 3 satuan ukuran isi atau takaran (beras) c cupak

4ca·tuk, ter·ca·tuk v duduk dng kepala tertunduk sedikit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "catuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "catuk" dalam Kalimat

1.Ayam liar ini suka mencari mangsa dengan mencatuk telur angsa.
2.Pada pertempuran itu, prajurit mencatuk musuhnya dengan menggunakan pedang tajam.
3.Tuan rumah mencatuk pintu kekacauan saat mengalami kecelakaan mobil.
4.Ibukota mencatuk kota kecil dengan infrastruktur modern yang maju.
5.Mereka mengajarkan anak-anak untuk tidak mencatuk teman mereka dengan menggunakan senjata mainan.

📚 Artikel terkait kata "catuk"

Mengenal Kata 'catuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Catuk" dalam Bahasa Indonesia

Kata "catuk" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menjelaskan aksi mencotok, memagut, atau mematuk, biasanya menggunakan ujung senjata atau benda tajam. Dalam konteks historis, kata ini mungkin terkait dengan praktek perang atau pertempuran di masa lalu. Menggunakan Kata "Catuk" dalam Kalimat yang Alami Kata "catuk" sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Ayam ini suka benar catuk telurnya," yang menunjukkan bahwa ayam memiliki sifat agresif dalam menjaga telurnya. Contoh lain adalah: "Apa sebabnya ular itu tidak mau catuk tangan tukang sulap itu?" yang menunjukkan bahwa ular tidak ingin diganggu oleh tukang sulap. Kata "catuk" juga digunakan dalam konteks yang lebih serius, seperti: "Ia catuk kepala orang itu dengan bayonet," yang menunjukkan bahwa aksi ini memiliki konotasi agresif dan berbahaya. Relevansi Kata "Catuk" dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "catuk" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam budaya Jawa, kata "catuk" digunakan untuk menjelaskan aksi mencari nafkah dengan cara mencari sumber air atau makanan dengan menggunakan senjata tajam. Dalam budaya lainnya, kata ini mungkin digunakan dalam konteks yang lebih simbolis, seperti dalam lagu atau cerita rakyat. Dalam kesimpulan, kata "catuk" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia, dari aksi mencotok hingga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari.