Arti Kata "astagfirullah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "astagfirullah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

astagfirullah

as·tag·fi·rul·lah p 1 semoga Allah mengampuni aku; 2 seruan untuk menyatakan rasa heran bercampur sedih; 3 seruan untuk menyatakan rasa pasrah (penyerahan diri) kpd Allah supaya diberi ampun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "astagfirullah"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "astagfirullah" dalam Kalimat

1.Kami berdoa bersama dan mengucapkan astagfirullah atas kejadian yang sangat menyedihkan ini.
2.Selama perjalanan ke haji, aku sering mendengar masyarakat berbicara tentang astagfirullah sebagai cara untuk meminta ampun.
3.Dalam sejarah Islam, ada sebuah cerita tentang seorang sahabat yang terus mengucapkan astagfirullah hingga akhir hayatnya.
4.Saya tidak tahu bagaimana menjelaskan perasaanku, tapi aku hanya bisa mengucapkan astagfirullah dan memohon ampun.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, mengucapkan astagfirullah saat melakukan kesalahan adalah cara yang efektif untuk meminta ampun.

πŸ“š Artikel terkait kata "astagfirullah"

Mengenal Kata 'astagfirullah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Astagfirullah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "astagfirullah" sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang Muslim di Indonesia. Kata ini sering digunakan sebagai seruan untuk menyatakan rasa heran bercampur sedih, atau sebagai penyerahan diri kepada Allah supaya diberi ampun. Makna umum dari "astagfirullah" adalah 'asΒ·tagΒ·fiΒ·rulΒ·lah, yaitu semoga Allah mengampuni aku. Kata ini memiliki konteks historis yang cukup panjang. Secara tradisional, "astagfirullah" digunakan sebagai bentuk penyembahan dan ampunan kepada Allah. Kita dapat melihat penggunaan kata ini dalam berbagai konteks, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam keagamaan. Misalnya, ketika kita melakukan kesalahan atau mengalami kesulitan, kita sering mengucapkan "astagfirullah" sebagai bentuk penyesalan dan penyerahan diri kepada Allah. Contoh Penggunaan Kata "Astagfirullah" dalam Kalimat yang Alami - "Saya tidak tahu apa yang salah, astagfirullah. Saya akan meminta maaf kepada si dia." (Contoh 1) - "Astagfirullah, saya tidak sengaja mengatakan sesuatu yang tidak sopan." (Contoh 2) - "Astagfirullah, saya merasa sangat bersalah atas kesalahan saya. Saya akan mencari jalan untuk memperbaiki diri." (Contoh 3) Menggunakan Kata "Astagfirullah" dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "astagfirullah" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering melihat penggunaan kata ini dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, ketika kita mengalami kesulitan atau kegagalan, kita sering mengucapkan "astagfirullah" sebagai bentuk penyerahan diri kepada Allah. Selain itu, kata ini juga digunakan sebagai bentuk penyembahan dan ampunan kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kesimpulan, kata "astagfirullah" adalah seruan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari orang Muslim di Indonesia. Dengan menggunakan kata ini, kita dapat menunjukkan rasa heran bercampur sedih, atau sebagai penyerahan diri kepada Allah supaya diberi ampun.