Arti Kata "berwakil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berwakil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berwakil

ber.wa.kil Verba (kata kerja) menggunakan wakil: dalam melaksanakan pemilu tidak boleh berwakil

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berwakil"

📝 Contoh Penggunaan kata "berwakil" dalam Kalimat

1.Dalam proses pengadilan, hakim berwakil kepentingan umum sebagai penjaga hukum.
2.Ia datang ke kantor pengadilan untuk berwakil ayahnya yang tidak bisa datang sendiri.
3.Pada zaman kolonial, bangsa Eropa berwakil pemerintah mereka untuk menguasai daerah.
4.Para pengacara berwakil klien mereka dalam sidang pengadilan dengan profesionalisme.
5.Dalam suatu organisasi, setiap anggota berwakil cabang masing-masing dalam musyawarah.

📚 Artikel terkait kata "berwakil"

Mengenal Kata 'berwakil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berwakil" dalam Konteks Resmi

Kata "berwakil" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, tetapi dalam konteks resmi, artinya adalah melaksanakan tugas atau wewenang sebagai perwakilan. Dalam sejarah, istilah ini berkembang dari tradisi diplomatik dan politik, di mana seorang perwakilan dipilih untuk mewakili suatu pemerintahan atau organisasi dalam negosiasi dan tindakan luar negeri. Pada masa kini, kata "berwakil" masih digunakan dalam berbagai konteks resmi, seperti dalam pemilu, di mana setiap warga negara yang berhak memilih dipilih untuk berwakil daerahnya dalam Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks hukum, di mana seorang pengacara dapat berwakil kliennya dalam persidangan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "berwakil" dalam kalimat yang alami: - Pada pemilu, setiap warga negara dapat berwakil daerahnya dalam DPR atau DPRD. - Seorang pengacara dapat berwakil kliennya dalam persidangan untuk memastikan hak-hak kliennya. - Seorang diplomat dapat berwakil pemerintahnya dalam negosiasi internasional. Kata "berwakil" memiliki relevansi yang penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks sosial, kata ini mengandung makna penting tentang kepemimpinan dan tanggung jawab. Dalam konteks ekonomi, kata ini menggambarkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dalam konteks politik, kata ini menggambarkan proses demokratisasi dan partisipasi masyarakat dalam proses keputusan. Dengan demikian, kata "berwakil" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia, tetapi dalam konteks resmi, artinya adalah melaksanakan tugas atau wewenang sebagai perwakilan.