Arti Kata "depang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "depang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

depang

de·pang v, men·de·pang v 1 merentangkan kedua belah tangan ke kanan ke kiri; 2 menghadang (merintangi dsb) dng kedua belah tangan direntangkan ke kanan dan ke kiri: di ujung jalan berdiri seorang polisi ~ setiap kendaraan yg melanggar peraturan;
men·de·pang·kan v mendepang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "depang"

📝 Contoh Penggunaan kata "depang" dalam Kalimat

1.Pemuda itu menenteng topi dan mendepang dengan kedua belah tangan ke kanan dan ke kiri.
2.Saat pertandingan sepak bola, wasit menolak mendepang karena merasa tidak adil.
3.Polisi berdiri di ujung jalan untuk mendepang setiap kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas.
4.Saat bermain musik, gitaris harus mendepang untuk menemukan nada yang tepat.
5.Pada saat pelajaran fisika, guru meminta siswa untuk mendepang kedua belah tangan untuk mengukur jarak antara titik.

📚 Artikel terkait kata "depang"

Mengenal Kata 'depang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "depang" - Menghadang dengan Tangan Terbuka

Kata "depang" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berarti merentangkan kedua belah tangan ke kanan dan ke kiri, atau menghadang dengan kedua belah tangan direntangkan ke kanan dan ke kiri. Istilah ini memiliki konteks historis yang menarik, terutama dalam konteks keamanan dan pengawasan. Sejarahnya, kata "depang" digunakan oleh petugas keamanan, seperti polisi, untuk menghadang atau mengatur lalu lintas. Mereka akan berdiri di ujung jalan dan menggunakan kedua belah tangan untuk menghadang kendaraan yang melanggar peraturan. Dalam situasi seperti ini, kata "depang" menjadi sangat relevan dan efektif dalam mengarahkan perhatian pengendara.

Contoh Penggunaan Kata "depang" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "depang" dalam kalimat yang alami: - Polisi berdiri di ujung jalan dan menggunakan depang untuk menghadang kendaraan yang melanggar peraturan. - Ibu berdiri di pintu masuk dan menggunakan depang untuk mengurangi kebisingan di dalam rumah. - Pemadam kebakaran menggunakan depang untuk menghadang akses ke area yang terbakar.

Kata "depang" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "depang" tidak hanya digunakan dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa budaya di Indonesia, kata "depang" digunakan sebagai simbol keamanan atau pengawasan. Misalnya, dalam beberapa acara tradisional, penghadang atau depang digunakan sebagai simbol keamanan atau pengawasan. Dalam kesimpulan, kata "depang" memiliki makna yang luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dari penggunaan dalam konteks keamanan hingga simbol keamanan atau pengawasan, kata "depang" menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia.