Arti Kata "asabat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "asabat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

asabat

1asa·bat n urat yg menyebabkan kita dapat merasa (melihat dsb); saraf

2asa·bat n 1 ahli waris yg berhubungan darah langsung dng yg meninggal; 2 ahli waris yg berhubungan dng yg meninggal secara kerabat dr pihak bapak; 3 ahli waris yg hanya mendapat sisa warisan setelah dibagikan kpd ahli waris yg mendapat bagian tertentu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "asabat"

📝 Contoh Penggunaan kata "asabat" dalam Kalimat

1.Kaki atlet itu terkilir hingga asabat-nya terasa nyeri.
2.Pijatan yang tepat dapat membantu mengendurkan asabat yang tegang.
3.Latihan pemanasan penting untuk mencegah cedera pada asabat.
4.Ia merasakan asabat di lehernya kaku setelah terlalu lama menatap layar komputer.
5.Dalam anatomi, asabat dikenal juga dengan istilah tendon.

📚 Artikel terkait kata "asabat"

Asabat: Memahami Jaringan Penghubung Otot dan Tulang

Asabat adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada jaringan ikat fibrosa yang kuat dan liat, yang berfungsi menghubungkan otot ke tulang. Dalam terminologi anatomi modern, asabat lebih dikenal dengan sebutan tendon. Jaringan ini memainkan peran yang sangat krusial dalam sistem gerak tubuh. Ketika otot berkontraksi, asabat akan menarik tulang, sehingga menghasilkan gerakan pada persendian. Bayangkan asabat sebagai tali yang sangat kuat; tanpa tali ini, kekuatan dari otot tidak akan bisa tersalurkan untuk menggerakkan kerangka tubuh kita. Asabat tersusun dari serat-serat kolagen yang padat, membuatnya memiliki kekuatan tarik yang luar biasa namun fleksibilitas yang terbatas. Cedera pada asabat, seperti peradangan (tendinitis) atau robekan, sering terjadi akibat aktivitas fisik yang berlebihan atau gerakan yang salah. Oleh karena itu, menjaga kelenturan dan kekuatan asabat melalui peregangan dan latihan yang tepat sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.