Arti Kata "egaliter" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "egaliter" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

egaliter

ega·li·ter /égalitér/ a bersifat sama; sederajat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "egaliter"

📝 Contoh Penggunaan kata "egaliter" dalam Kalimat

1.Dalam sistem pemerintahan demokratis, hak-hak warga negara harus bersifat egaliter dan sama.
2.Pembagian sumber daya alam harus berdasarkan prinsip egaliter untuk mencapai keadilan.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, prinsip egaliter dapat diterapkan dengan memperlakukan semua orang dengan hormat dan rasa hormat yang sama.
4.Dalam konteks pendidikan, prinsip egaliter dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sama bagi semua siswa.
5.Masyarakat yang demokratis harus mendorong prinsip egaliter dalam kehidupan sosial untuk menciptakan keadilan sosial.

📚 Artikel terkait kata "egaliter"

Mengenal Kata 'egaliter' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Egaliter: Membangun Masyarakat yang Sederajat

Makna umum dari kata egaliter adalah bersifat sama atau sederajat. Konsep ini memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, terutama dalam konteks pergerakan sosial dan politik. Pada abad ke-18, filsuf Prancis Jean-Jacques Rousseau menulis tentang egaliter sebagai prinsip dasar negara demokratis, di mana semua warga memiliki hak dan kewajiban yang sama. Dalam waktu yang sama, Revolusi Perancis juga mengusung prinsip egaliter sebagai salah satu pilar utamanya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata egaliter sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri dan mencapai tujuan. Misalnya, "Pada sekolah ini, kita berusaha untuk menciptakan lingkungan belajar yang egaliter, di mana semua siswa dapat berkembang dengan baik." Atau, "Kompetisi olahraga ini diadakan untuk menciptakan kesempatan yang egaliter bagi semua atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka." Dalam budaya Indonesia modern, konsep egaliter masih relevan dan banyak diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial. Misalnya, dalam konteks hukum, prinsip egaliter diwujudkan dalam hak-hak asasi manusia yang sama bagi semua warga negara. Selain itu, dalam konteks pendidikan, prinsip egaliter diwujudkan dalam upaya untuk meningkatkan kesempatan belajar bagi semua siswa, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi mereka.