Arti Kata "anoftalmus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "anoftalmus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

anoftalmus

anof·tal·mus n Dok keadaan tidak bermata sejak lahir (sebuah atau keduanya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "anoftalmus"

📝 Contoh Penggunaan kata "anoftalmus" dalam Kalimat

1.Anak tersebut lahir dengan keadaan anoftalmus pada kedua matanya.
2.Kondisi anoftalmus pada bayi baru lahir sangat berisiko terhadap kesehatan mata mereka.
3.Anak yang lahir dengan anoftalmus membutuhkan perawatan medis khusus untuk mengembangkan mata.
4.Dokter menemukan bahwa bayi baru lahir menderita anoftalmus yang sangat parah.
5.Anak yang lahir dengan anoftalmus mengalami kesulitan melihat dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

📚 Artikel terkait kata "anoftalmus"

Mengenal Kata 'anoftalmus' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi Anoftalmus: Ketidakmampuan Membentuk Mata

Anothalmus adalah suatu kondisi medis yang terjadi ketika seseorang tidak memiliki mata atau memiliki mata yang tidak berkembang dengan baik sejak lahir. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan atau kekurangan sel-sel otot di bagian mata yang bertanggung jawab untuk membentuk dan mengembangkan mata. Anoftalmus dapat terjadi pada satu mata atau kedua mata, dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk genetik, infeksi, atau perubahan hormonal. Anothalmus dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan, karena mereka harus bergantung pada alat bantu penglihatan seperti kacamata atau kacamata kontak untuk membantu mereka melihat. Selain itu, anoftalmus juga dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan lancar, seperti membaca, menulis, atau berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui definisi dan gejala anoftalmus agar dapat mendeteksi dan mengobatinya dengan baik. Dalam kehidupan sehari-hari, anoftalmus dapat mempengaruhi berbagai aspek, seperti pendidikan, karier, dan hubungan sosial. Orang dengan anoftalmus mungkin membutuhkan lebih banyak waktu dan sumber daya untuk menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari, atau bahkan membutuhkan assistensi dari orang lain. Namun, dengan kemajuan teknologi dan peningkatan kesadaran masyarakat, orang dengan anoftalmus dapat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk hidup mandiri dan berkontribusi pada masyarakat.