Arti Kata "angka kematian kasar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angka kematian kasar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

angka kematian kasar

bilangan yang menunjukkan jumlah kematian per 1.000 orang penduduk dalam satu tahun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angka kematian kasar"

📝 Contoh Penggunaan kata "angka kematian kasar" dalam Kalimat

1.angka kematian kasar nasional terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
2.Dalam laporan kesehatan, angka kematian kasar di daerah tertentu sangat tinggi.
3.Pemerintah mencari cara untuk mengurangi angka kematian kasar di pedesaan.
4.Kabar angka kematian kasar dunia membuat kita prihatin akan kondisi kesehatan global.
5.Sumber daya kesehatan di negara kita harus meningkatkan upaya untuk menurunkan angka kematian kasar.

📚 Artikel terkait kata "angka kematian kasar"

Mengenal Kata 'angka kematian kasar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Angka Kematian Kasar" - Petunjuk Kehidupan Masyarakat

Definisi dan Konteks

Angka kematian kasar adalah salah satu indikator penting untuk menilai kesehatan dan kualitas hidup suatu masyarakat. Dalam arti resmi, angka kematian kasar adalah bilangan yang menunjukkan jumlah kematian per 1.000 orang penduduk dalam satu tahun. Konteks historis dari kata ini dapat dilihat dari perkembangan statistik kesehatan global, yang telah mencatat peningkatan dalam angka kematian kasar di berbagai negara, termasuk Indonesia, akibat berbagai faktor seperti penyakit menular, kecelakaan, dan penyakit kronis.

Penggunaan dalam Kalimat

Angka kematian kasar sering digunakan dalam berbagai konteks untuk memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan dan sosial masyarakat. Misalnya, "Angka kematian kasar di Indonesia meningkat pada tahun lalu, menurut laporan WHO." Atau, "Kota besar seperti Jakarta memiliki angka kematian kasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah pedesaan, karena faktor urbanisasi dan peningkatan risiko kecelakaan." Dengan demikian, angka kematian kasar dapat menjadi acuan penting bagi pemerintah dan organisasi kesehatan untuk merancang strategi peningkatan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Angka kematian kasar juga memiliki relevansi signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, angka kematian kasar dapat digunakan sebagai salah satu kriteria untuk menilai kinerja pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, angka kematian kasar juga dapat digunakan sebagai acuan bagi individu untuk membuat keputusan tentang kesehatan dan keamanan mereka sendiri. Dengan demikian, memahami dan menginterpretasikan angka kematian kasar dapat menjadi penting bagi kita semua untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup.