Arti Kata "angka fertilitas kumulatif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angka fertilitas kumulatif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

angka fertilitas kumulatif

[Dem] rata-rata banyaknya anak yang dilahirkan oleh seorang wanita sejak mereka mulai memasuki usia melahirkan sampai mereka mencapai umur tertentu (msl umur 20-24, 30-34, atau 45-49 tahun)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angka fertilitas kumulatif"

📝 Contoh Penggunaan kata "angka fertilitas kumulatif" dalam Kalimat

1.Dalam laporan statistik tahunan, angka fertilitas kumulatif wanita usia 20-24 tahun mencapai 2,5 anak.
2.Berdasarkan data terakhir, angka fertilitas kumulatif wanita usia 30-34 tahun meningkat secara signifikan.
3.angka fertilitas kumulatif di daerah pedesaan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan daerah perkotaan.
4.Dalam konteks demografi, angka fertilitas kumulatif digunakan untuk menganalisis tren kelahiran dan kesuburan masyarakat.
5.Pemerintah melakukan analisis angka fertilitas kumulatif untuk menentukan kebijakan pembangunan yang lebih efektif.

📚 Artikel terkait kata "angka fertilitas kumulatif"

Mengenal Kata 'angka fertilitas kumulatif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "angka fertilitas kumulatif" - Faktor Penting dalam Perencanaan Keluarga

Pada dasarnya, angka fertilitas kumulatif merupakan konsep yang sangat penting dalam demografi dan perencanaan keluarga. Angka ini merepresentasikan rata-rata banyaknya anak yang dilahirkan oleh seorang wanita sejak mereka mulai memasuki usia melahirkan sampai mereka mencapai umur tertentu, biasanya antara 20-24, 30-34, atau 45-49 tahun. Konsep ini pertama kali digunakan pada abad ke-20 untuk memahami pola kelahiran dan perkembangan populasi. Dalam konteks sosial, angka fertilitas kumulatif sangat relevan dalam memahami pola kelahiran dan perencanaan keluarga di masyarakat. Misalnya, jika seorang wanita memiliki angka fertilitas kumulatif yang tinggi, maka dapat diartikan bahwa ia memiliki kemungkinan lebih besar untuk memiliki banyak anak dalam hidupnya. Sebaliknya, jika angkanya rendah, maka kemungkinan untuk memiliki anak juga lebih rendah. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **angka fertilitas kumulatif** dalam kalimat yang alami: - "Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik, angka fertilitas kumulatif rata-rata wanita Indonesia sebesar 2,4 anak per wanita." - "Dalam perencanaan keluarga, angka fertilitas kumulatif sangat penting untuk memahami kemungkinan memiliki anak." - "Pemerintah mengembangkan program keluarga berencana untuk meningkatkan angka fertilitas kumulatif di masyarakat." Dalam kehidupan sehari-hari, angka fertilitas kumulatif sangat relevan dalam memahami pola kelahiran dan perencanaan keluarga di Indonesia. Misalnya, jika seorang pasangan ingin memiliki banyak anak, maka mereka perlu memahami angka fertilitas kumulatif dan kemungkinan memiliki anak dalam hidup mereka. Dengan demikian, mereka dapat membuat keputusan yang tepat dalam perencanaan keluarga mereka.