Arti Kata "yang bulat datang bergolek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "yang bulat datang bergolek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

yang bulat datang bergolek

yang bulat datang ber.go.lek , yang pipih datang melayang Peribahasa keuntungan (kesenangan dan sebagainya) datang dari mana-mana

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "yang bulat datang bergolek"

📝 Contoh Penggunaan kata "yang bulat datang bergolek" dalam Kalimat

1.Kalimat pertama: Kita mendengar bahwa perusahaan baru itu akan memberikan bonus kepada karyawan, keuntungan yang bulat datang bergolek bagi kami.
2.Kalimat kedua: Setelah berjuang selama beberapa tahun, akhirnya keuntungan yang bulat datang bergolek bagi saya dan keluarga saya.
3.Kalimat ketiga: Di acara ulang tahun, semua teman saya datang membawa hadiah, keuntungan yang bulat datang bergolek bagi saya.
4.Kalimat keempat: Setelah lulus tes, saya dapat menikmati keuntungan yang bulat datang bergolek dari beasiswa yang saya dapatkan.
5.Kalimat kelima: Kita semua sangat senang dengan keputusan pemerintah untuk meningkatkan gaji pegawai negeri, keuntungan yang bulat datang bergolek bagi semua masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "yang bulat datang bergolek"

Mengenal Kata 'yang bulat datang bergolek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "yang bulat datang bergolek" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "yang bulat datang bergolek" adalah sebuah peribahasa yang telah digunakan dalam bahasa Indonesia selama berabad-abad. Dalam konteks yang lebih luas, kata ini merujuk pada keuntungan (kesenangan dan sebagainya) yang datang dari mana-mana. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana kita merasa mendapatkan beberapa keuntungan yang tidak terduga, membuat hidup menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Sejarah kata "yang bulat datang bergolek" tidak diketahui secara pasti, tetapi dapat diprediksi bahwa kata ini telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pada saat itu, kata ini mungkin digunakan untuk menggambarkan kebijaksanaan dan hikmat hidup yang telah diperoleh oleh orang-orang yang telah mengalami banyak tantangan dan kesulitan. Dalam konteks modern, kata ini masih digunakan untuk menggambarkan situasi yang sama, tetapi dengan makna yang lebih luas dan jelas. Contoh penggunaan kata "yang bulat datang bergolek" dalam kalimat yang alami adalah: "Saya merasa beruntung karena saya baru saja menerima hadiah dari teman saya, dan sekarang saya punya uang untuk membeli barang yang saya inginkan." Dalam kalimat ini, kata "yang bulat datang bergolek" digunakan untuk menggambarkan situasi di mana keuntungan datang dari mana-mana, membuat hidup menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Selain itu, kata "yang bulat datang bergolek" juga dapat digunakan dalam situasi yang lebih kompleks, seperti: "Saya merasa sangat bahagia karena saya baru saja menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat saya, dan sekarang saya punya kesempatan untuk maju dalam karir saya." Dalam kalimat ini, kata "yang bulat datang bergolek" digunakan untuk menggambarkan situasi di mana keuntungan datang dari mana-mana, membuat hidup menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "yang bulat datang bergolek" dapat digunakan dalam berbagai situasi, seperti dalam konteks keuangan, karir, atau bahkan dalam hubungan pribadi. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini masih digunakan dengan makna yang sama, tetapi dengan konteks yang lebih luas dan jelas. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "yang bulat datang bergolek" agar dapat digunakan dengan tepat dan efektif dalam komunikasi sehari-hari.