Arti Kata "perdata" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perdata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perdata

1per·da·ta n Huk sipil (sbg) lawan kriminal atau pidana;
-- formal yg mengatur hak, harta benda, dan hubungan antara orang atas dasar logika; -- material yg mengatur hak, harta benda, hubungan antarorang atas dasar kebendaan;

2per·da·ta Jw a 1 hati-hati; ingat-ingat; teliti; 2 memperhatikan; memedulikan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perdata"

📝 Contoh Penggunaan kata "perdata" dalam Kalimat

1.Pengadilan perdata akan menyelesaikan sengketa hukum sipil antara pribadi.
2.Dalam hukum perdata, hak asasi manusia dijamin oleh konstitusi.
3.Penggunaan logika sangat penting dalam pengadilan perdata.
4.Saya harus hati-hati dalam menulis laporan perdata tentang kasus itu.
5.Kebijakan pemerintah dalam hukum perdata harus memperhatikan keadilan sosial.

📚 Artikel terkait kata "perdata"

Mengenal Kata 'perdata' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "perdata" - Hukum yang Menjadi Bagian dari Kehidupan Sehari-Hari

Kata **perdata** memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks hukum. Kata ini berasal dari kata "per" yang berarti "tentang" dan "data" yang berarti "hukum" atau "keputusan". Dalam arti resmi, **perdata** merujuk pada hukum sipil yang mengatur hak, harta benda, dan hubungan antara orang atas dasar logika. Dalam sejarah, hukum perdata berkembang sebagai lawan dari hukum kriminal atau pidana, yang lebih fokus pada penindakan terhadap pelanggaran hukum. Dalam kehidupan sehari-hari, **perdata** sangat relevan dalam berbagai aspek. Misalnya, ketika Anda ingin membeli sebuah rumah, Anda perlu memahami konsep **perdata** yang terkait dengan hak milik dan kontrak. Atau, ketika Anda ingin mengadakan pernikahan, Anda perlu memahami **perdata** yang terkait dengan pernikahan dan keuangan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **perdata** dalam kalimat yang alami: - "Saya perlu mempelajari **perdata** yang terkait dengan hak milik sebelum membeli rumah ini." - "Saya ingin memahami **perdata** yang terkait dengan pernikahan sebelum mengadakan pernikahan." Dalam budaya Indonesia modern, **perdata** juga sangat relevan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam dunia bisnis, **perdata** sangat penting untuk memahami konsep keuangan dan hukum yang terkait dengan bisnis. Atau, dalam dunia hukum, **perdata** sangat penting untuk memahami konsep hak dan harta benda yang terkait dengan hukum sipil. Dalam kesimpulan, **perdata** adalah kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks hukum. Dengan memahami konsep **perdata**, kita dapat memahami hukum sipil dan keuangan yang terkait dengan kehidupan sehari-hari.