Arti Kata "uang kunci" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "uang kunci" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

uang kunci

uang yang dibayarkan kepada pemilik yang rumahnya akan disewa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "uang kunci"

📝 Contoh Penggunaan kata "uang kunci" dalam Kalimat

1.Pembayaran uang kunci untuk kontrak sewa rumah sudah dilakukan oleh pembeli.
2.Di pasaran, harga uang kunci biasanya lebih rendah daripada harga pasar.
3.Sewa apartemen memerlukan pembayaran uang kunci yang cukup besar.
4.Pada masa lalu, uang kunci seringkali digunakan sebagai simbol kekayaan.
5.Saya harus mempertimbangkan uang kunci saat memutuskan untuk membeli rumah.

📚 Artikel terkait kata "uang kunci"

Mengenal Kata 'uang kunci' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Uang Kunci" - Dalam Dunia Sewa Rumah

Kata **uang kunci** sering digunakan dalam konteks sewa rumah. Namun, apa sebenarnya makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini? Secara resmi, **uang kunci** adalah uang yang dibayarkan kepada pemilik rumah yang akan disewa, dengan ketentuan tertentu. Dalam praktiknya, **uang kunci** sering digunakan sebagai jaminan atau depositan yang akan dikembalikan setelah kontrak sewa berakhir. Dalam beberapa kalimat, kita bisa melihat penggunaan kata **uang kunci** dalam konteks yang alami. Contohnya, "Sebelum memulai sewa rumah, saya harus membayar **uang kunci** sebesar Rp 10 juta." Atau, "Setelah kontrak sewa berakhir, saya akan menerima kembali **uang kunci** yang telah saya bayar." Dalam kedua contoh ini, **uang kunci** dinyatakan sebagai uang yang dibayarkan kepada pemilik rumah sebagai jaminan atau depositan. Dalam kehidupan sehari-hari, **uang kunci** memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang membutuhkan rumah untuk dihuni, tetapi tidak memiliki **uang kunci** yang cukup untuk membayar depositan. Dalam kasus ini, mereka mungkin membutuhkan bantuan dari pihak lain untuk membantu mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan rumah yang diinginkan. Dalam budaya Indonesia modern, **uang kunci** sering dianggap sebagai hal yang wajib untuk dilakukan sebelum memulai sewa rumah.