Arti Kata "hiponim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hiponim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hiponim

hi·po·nim n Ling hubungan antara makna spesifik dan makna generik atau antara anggota taksonomi dan nama taksonomi, msl kucing, anjing, kambing disebut hiponim dr hewan;
ke·hi·po·nim·an n perihal hiponim: skripsinya membahas ~ dl bahasa Indonesia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hiponim"

📝 Contoh Penggunaan kata "hiponim" dalam Kalimat

1.Kucing, anjing, dan kambing adalah hiponim dari kata hewan.
2.Dalam bahasa Indonesia, hiponim digunakan untuk menggambarkan hubungan antara makna spesifik dan makna generik.
3.Pada kelas biologi, hiponim digunakan untuk mengidentifikasi anggota taksonomi yang memiliki hubungan hierarkis.
4.Dalam skripsi bahasa Indonesia, hiponim digunakan sebagai topik penelitian tentang hubungan antara makna spesifik dan makna generik.
5.Dalam teks sastra, hiponim digunakan untuk menggambarkan hubungan antara makna spesifik dan makna yang lebih luas.

📚 Artikel terkait kata "hiponim"

Mengenal Kata 'hiponim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hiponim": Membentuk Hubungan Makna dalam Bahasa

Kata "hiponim" seringkali menjadi asing di telinga banyak orang. Namun, dalam bidang linguistik, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam membentuk hubungan antara makna spesifik dan makna generik. Sejarah kata ini juga terkait dengan perkembangan bahasa Indonesia, yang telah berkembang pesat seiring dengan perubahan sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Dalam konteks linguistik, hiponim merupakan hubungan antara makna spesifik dan makna generik atau antara anggota taksonomi dan nama taksonomi. Misalnya, "kucing", "anjing", dan "kambing" dapat disebut sebagai hiponim dari "hewan". Perlu diingat bahwa hiponim bukanlah sinonim, melainkan memiliki makna yang lebih spesifik dan terbatas. Contoh penggunaan kata hiponim dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Bahasa Indonesia memiliki banyak hiponim yang dapat digunakan untuk menggambarkan konsep-konsep yang lebih spesifik." atau "Dalam taksonomi, hiponim dapat membantu kita memahami hubungan antara spesies-spesies yang lebih spesifik." Contoh lainnya adalah: "Dalam ilmu biologi, hiponim digunakan untuk menggambarkan hubungan antara genus dan spesies." Dalam kehidupan sehari-hari, hiponim juga memiliki relevansi yang cukup besar. Misalnya, dalam komunikasi, kita seringkali menggunakan hiponim untuk menggambarkan konsep-konsep yang lebih spesifik. Dalam ilmu pengetahuan, hiponim juga digunakan untuk membantu kita memahami hubungan antara spesies-spesies yang lebih spesifik. Dengan demikian, hiponim memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk hubungan makna dalam bahasa.