Arti Kata "slogan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "slogan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

slogan

slo·gan n 1 perkataan atau kalimat pendek yg menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu: negara ASEAN berpegang pd -- untuk tetap hidup berdampingan secara damai; 2 perkataan atau kalimat pendek yg menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dsb: usaha peningkatan kesejahteraan rakyat tetap merupakan -- yg selalu memikat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "slogan"

📝 Contoh Penggunaan kata "slogan" dalam Kalimat

1.Pemerintah menggunakan slogan "Bhinneka Tunggal Ika" untuk mempromosikan kebersamaan.
2.Di sebuah iklan, slogan "Makan Sehat, Hidup Sehat" menarik perhatian konsumen.
3.Pada sebuah gerakan sosial, slogan "Sahabat Alam, Sahabat Masa Depan" menekankan pentingnya pelestarian lingkungan.
4.Sebuah partai politik menggunakan slogan "Kerja Bakti, Bangkitlah" untuk memotivasi warganya.
5.Dalam sebuah majalah, slogan "Belajar Sampai Matematika" disebut sebagai inspirasi bagi siswa.

📚 Artikel terkait kata "slogan"

Mengenal Kata 'slogan' - Inspirasi dan Motivasi

Slogan: Menciptakan Kesadaran dan Perubahan Masyarakat

Slogan merupakan istilah yang sudah lama digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam dunia politik, sosial, maupun budaya. Dalam arti resmi, **slogan** adalah perkataan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu. Namun, dalam prakteknya, **slogan** sering digunakan untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi, golongan, organisasi, atau partai politik. **Slogan** pertama kali digunakan dalam konteks politik pada abad ke-19, ketika para tokoh politik menciptakan **slogan** untuk mempromosikan ideologi mereka. Dalam era modern, **slogan** digunakan dalam berbagai konteks, seperti iklan, kampanye pilih-pilih, dan bahkan dalam budaya populer. **Slogan** yang efektif dapat menciptakan kesadaran dan perubahan masyarakat, seperti **slogan** "Bhinneka Tunggal Ika" yang menjadi simbol kebanggaan bangsa Indonesia. Berikut beberapa contoh penggunaan **slogan** dalam kalimat yang alami: - Negara ASEAN berpegang pada **slogan** untuk tetap hidup berdampingan secara damai. - Usaha peningkatan kesejahteraan rakyat tetap merupakan **slogan** yang selalu memikat. - Partai politik tersebut menggunakan **slogan** untuk menjelaskan visi misinya. **Slogan** memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks politik dan sosial. **Slogan** dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang suatu isu atau ideologi, serta memicu perubahan masyarakat. Oleh karena itu, **slogan** harus digunakan dengan bijak dan efektif untuk menciptakan dampak positif.