Arti Kata "memek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memek

me·mek /mémék/ v merengek-rengek, merepek;
ber·me·mek-me·mek v memek

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memek"

📝 Contoh Penggunaan kata "memek" dalam Kalimat

1.Bayi berumur tiga bulan itu mulai berbicara dan memek-memek meminta makanan.
2.Saya tidak bisa tidur karena suara motor yang berdering di luar rumah memek-memek.
3.Peneliti menemukan bahwa suara hewan peliharaan yang memek-memek dapat menimbulkan stres pada manusia.
4.Bayi baru lahir tidak bisa berbicara, tetapi ia sudah bisa memek-memek untuk menunjukkan kebutuhan.
5.Pemuda yang sedang mencari pekerjaan mulai memek-memek karena kecewa dengan kurangnya kesempatan kerja.

📚 Artikel terkait kata "memek"

Mengenal Kata 'memek' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Memek dalam Bahasa Indonesia: Sejarah dan Contoh

Kata memek adalah kata yang seringkali dianggap tabu dalam bahasa Indonesia. Namun, ketika kita mencari maknanya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kita akan menemukan bahwa kata ini memiliki arti yang sederhana: meregek-rengek, merepek; bermemek-memek. Dalam konteks historis, kata memek dipengaruhi oleh bahasa Melayu, yang kemudian berkembang menjadi bahasa Indonesia. Pada masa lalu, kata ini digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak enak didengar, seperti suara meregek-rengek atau merepek. Dalam budaya Indonesia, kata memek seringkali digunakan dalam konteks yang tidak formal, seperti dalam percakapan sehari-hari atau dalam lagu-lagu tradisional. Berikut beberapa contoh penggunaan kata memek dalam kalimat yang alami: * "Dia mulai meregek-rengek ketika melihat anak kecil yang sedang menangis." (Dalam artikel ini, kata memek digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak enak didengar) * "Suara memeknya membuat kami semua merasa tidak nyaman dan ingin pergi dari tempat itu." (Dalam kalimat ini, kata memek digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak enak didengar) * "Dia berusaha untuk tidak bermemek-memek ketika mendengar kabar buruk itu." (Dalam kalimat ini, kata memek digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak enak didengar) Dalam kehidupan sehari-hari, kata memek masih digunakan, meskipun kadang-kadang dianggap tabu. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini seringkali digunakan dalam konteks humor atau untuk menggambarkan situasi yang tidak enak. Namun, perlu diingat bahwa kata memek dapat menimbulkan reaksi negatif jika digunakan dalam konteks yang tidak tepat. Dalam kesimpulan, kata memek memiliki makna yang sederhana dan telah berkembang dalam bahasa Indonesia sejak lama. Dalam konteks historis, kata ini dipengaruhi oleh bahasa Melayu dan telah berkembang menjadi bahasa Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kata memek masih digunakan, meskipun kadang-kadang dianggap tabu.