Arti Kata "tombok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tombok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tombok

tom·bok 1 v terpaksa menambah uang (krn belum cukup, masih kurang); 2 n uang yg ditambahkan (krn kekurangan); 3 n uang upah kpd tandak (ketika mengibing);
me·nom·boki v membayar untuk menutup kekurangan: Pemerintah dulu ~ harga minyak dng subsidi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tombok"

📝 Contoh Penggunaan kata "tombok" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus menambahkan uang subsidi untuk menutup kekurangan harga minyak.
2.Karena tidak cukup uang, saya harus membayar tambahan untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
3.Dalam sistem perekonomian, tambah ombang-ambing sering kali menyebabkan peningkatan inflasi.
4.Pembangunan infrastruktur memerlukan tambahan biaya untuk mengatasi kekurangan dana.
5.Saya harus menambah uang dalam tabungan untuk membiayai kebutuhan anak saya.

📚 Artikel terkait kata "tombok"

Mengenal Kata 'tombok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tombok" - Harga Minyak yang Menjadi Topik Hangat

Kata "tombok" memiliki makna yang unik dan konteks yang menarik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan saat uang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan atau harga suatu barang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dalam sejarah, kata tombok sering digunakan dalam konteks perekonomian, seperti ketika pemerintah harus menambah subsidi untuk menutup kekurangan harga minyak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tombok sering digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Saya harus ~ harga makanan karena kurangnya dana." Dalam kalimat ini, kata "tombok" digunakan untuk menggambarkan keadaan saat uang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan makanan. Selain itu, kata tombok juga digunakan dalam kalimat seperti "Pemerintah harus ~ harga minyak untuk mengurangi beban masyarakat." Dalam kalimat ini, kata "tombok" digunakan untuk menggambarkan keadaan saat pemerintah harus menambah subsidi untuk menutup kekurangan harga minyak. Kata tombok juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, harga minyak telah menjadi topik hangat dalam diskusi ekonomi dan politik. Pemerintah harus menambah subsidi untuk menutup kekurangan harga minyak, sehingga kata tombok menjadi relevan dalam konteks ini. Selain itu, kata tombok juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti ketika seseorang harus ~ harga suatu barang karena kurangnya dana. Dalam hal ini, kata tombok digunakan untuk menggambarkan keadaan saat uang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata "tombok"

- Saya harus ~ harga makanan karena kurangnya dana. - Pemerintah harus ~ harga minyak untuk mengurangi beban masyarakat. - Saya tidak bisa membeli mobil karena harga ~ terlalu mahal. Dengan demikian, kata tombok menjadi kata yang relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.