Arti Kata "piuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "piuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

piuh

pi·uh, -- pilin n putar balik (tt perkataan); tipu muslihat;
ber·pi·uh v berpilin; berpulas (dipelintir); berputar: rambutnya ~ sedikit pd ujungnya; sebuah tong telah diterbangkan oleh angin ~ itu;
ber·pi·uh-pi·uh v 1 berpilin-pilin (spt tali yg dipilin, rambut yg ikal, berjuntai-juntai); 2 lilit-melilit; saling melilit: otot-ototnya bagaikan kawat besi yg ~;
me·mi·uh v memegang sesuatu lalu dipilin (dipulas, diputar); memutar: ~ buah kelapa; ~ lengan orang; kapal itu sebentar-sebentar oleng krn angin makin ~; perut ~ , perut memulas (berasa sakit);
ter·pi·uh v terpilin; terpulas; tergeliat (terpelecok tt tangan dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "piuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "piuh" dalam Kalimat

1.Rambutnya berpiuh sedikit pd ujungnya, membuatnya terlihat tak berkesan.
2.Mereka melakukan berpiuh-piuh untuk memenangkan hati lawan dalam permainan.
3.Kapal itu sebentar-sebentar oleng karena angin makin mepiuh.
4.Anak kecil itu bermain dengan tali, me-miuh-miuhnya dengan gembira.
5.Rasa sakit di perutnya membuatnya terpiuh, tidak bisa bergerak.

📚 Artikel terkait kata "piuh"

Mengenal Kata 'piuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengetahui Makna Lebih Dalam dari Kata "piuh"

Kata "piuh" memiliki makna yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Istilah ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 sebagai bentuk kata kerja yang berarti "berputar" atau "berpilin". Dalam konteks sejarah, kata "piuh" sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan gerakan yang tidak terduga atau tipu muslihat. Misalnya, "Dia melakukan piuh untuk mengelabui saya".

Contoh Penggunaan Kata "piuh" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "piuh" dalam kalimat yang alami: - "Rambutnya piuh sedikit pada ujungnya setelah digosok." - "Dia melakukan piuh untuk mengelabui saya dengan kata-katanya." - "Kapal itu piuh karena angin yang kuat."

Relevansi Kata "piuh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "piuh" masih digunakan untuk menggambarkan gerakan yang tidak terduga atau tipu muslihat. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks yang lebih abstrak, seperti dalam menggambarkan perasaan yang tidak stabil atau berubah-ubah. Misalnya, "Perutku piuh karena makanan pedas yang saya konsumsi." Dalam budaya Indonesia modern, kata "piuh" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam menggambarkan perubahan nilai-nilai atau pergeseran pola pikir. Misalnya, "Masyarakat kita piuh dalam menanggapi perubahan zaman."