Arti Kata "telikung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "telikung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

telikung

te·li·kung v, me·ne·li·kung v 1 mengikat kedua kaki (dan kedua tangan); 2 membatasi gerak: jor-joran telah ~ rakyat kecil

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "telikung"

📝 Contoh Penggunaan kata "telikung" dalam Kalimat

1.Pengawal mengikat kedua kaki dan tangan tahanan sebagai bentuk pengawasan.
2.Pemerintah membatasi gerak rakyat kecil dengan jor-joran yang ketat.
3.Dalam konteks budaya, menelikung tarian adat merupakan bagian dari upacara tradisional.
4.Siswa harus menuruti perintah guru dan tidak menelikung aturan sekolah.
5.Pada masa lalu, penjajah menelikung rakyat lokal untuk kepentingan politik mereka sendiri.

📚 Artikel terkait kata "telikung"

Mengenal Kata 'telikung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "telikung" - Penerapan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "telikung" sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya di Indonesia. Secara umum, kata ini memiliki makna mengikat kedua kaki dan kedua tangan, serta membatasi gerak seseorang. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan sebagai tindakan penindasan terhadap rakyat kecil yang tidak sejalan dengan kekuasaan pemerintah atau penguasa. Contohnya, dalam masa penjajahan Belanda, kata "telikung" sering digunakan sebagai alasan untuk menahan rakyat kecil yang melawan pemerintahan penjajah.

Contoh Penggunaan Kata "telikung" dalam Kalimat

Kata "telikung" sering digunakan dalam kalimat yang membutuhkan penjelasan tentang tindakan mengikat atau membatasi seseorang. Misalnya: - Warga desa telah di**telikung** oleh pemerintah daerah karena tidak menyetujui rencana pembangunan jalan. - Anak kecil di**telikung** oleh ayahnya karena tidak mau mendengarkan nasihat orang tua. - Pemerintah telah **telikung** rakyat kecil dengan memberlakukan hukuman yang keras atas pelanggaran kecil.

Relevansi Kata "telikung" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "telikung" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial dan budaya. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan sebagai alasan untuk menahan seseorang yang tidak sejalan dengan kekuasaan atau otoritas. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata "telikung" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif, seperti mengikat diri dengan janji atau komitmen untuk mencapai tujuan.