Arti Kata "mursal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mursal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mursal

1mur·sal n Isl utusan; yg diutus (rasul)

2mur·sal Jw a berkelakuan tidak baik; suka berbuat yg menyimpang dr aturan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mursal"

📝 Contoh Penggunaan kata "mursal" dalam Kalimat

1.Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT yang diutus untuk menyampaikan wahyu kepada umat manusia.
2.Dalam Islam, Nabi Muhammad SAW dianggap sebagai mursal terakhir yang diutus untuk menyelamatkan umat manusia dari perbuatan dosa.
3.Sebagai seorang pendakwah, dia berperan sebagai mursal yang membawa pesan-pesan agama untuk mencari kebenaran.
4.Masyarakat Islam di Indonesia menyambut dengan gembira kedatangan mursal Allah yang membawa wahyu untuk menyelamatkan umat.
5.Dalam sejarah Islam, mursal-mursal yang pernah diutus Allah SWT telah meninggalkan jejak yang tidak dapat dihilangkan.

📚 Artikel terkait kata "mursal"

Mengenal Kata 'mursal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mursal" - Inspirasi dari Utusan Allah

Kata "mursal" dalam bahasa Indonesia memiliki arti resmi sebagai "utusan" atau "pengutusan" dari Allah SWT. Istilah ini memiliki konteks historis yang kuat dalam agama Islam, terutama dalam konteks perjalanan seorang nabi atau rasul. Dalam sejarah, mursal sering digunakan untuk menggambarkan figur-figur yang diutus oleh Allah untuk membawa pesan dan ajaran-Nya kepada manusia.

Contoh Penggunaan Kata "Mursal" dalam Kalimat Alami

Kata "mursal" sering digunakan dalam kalimat alami untuk menggambarkan proses pengutusan seorang nabi atau rasul. Contohnya, "Nabi Muhammad SAW adalah mursal yang terakhir diutus oleh Allah SWT untuk membawa pesan Islam kepada manusia." Atau, "Mursal-mursal sebelumnya seperti Nabi Adam dan Nabi Yusuf juga diutus untuk membawa pesan Allah kepada umat manusia." Dalam konteks ini, kata "mursal" digunakan untuk menggambarkan hubungan khusus antara Allah dan nabi/nabi.

Relevansi Kata "Mursal" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata "mursal" memiliki konteks historis yang kuat dalam agama Islam, tetapi relevansinya juga terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks modern, kata "mursal" dapat digunakan untuk menggambarkan figur-figur yang diutus untuk membawa perubahan positif kepada masyarakat. Contohnya, seorang aktivis sosial yang diutus untuk membawa perubahan sosial-politik dapat disebut sebagai mursal. Dalam konteks ini, kata "mursal" digunakan untuk menggambarkan proses pengutusan dan peran penting seseorang dalam membawa perubahan positif kepada masyarakat.