Arti Kata "martir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "martir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

martir

mar·tir n 1 orang yg rela menderita atau mati dp menyerah krn mempertahankan agama atau kepercayaan; 2 orang yg mati dl memperjuangkan kebenaran agama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "martir"

📝 Contoh Penggunaan kata "martir" dalam Kalimat

1.Pengorbanan para martir Kristen telah menjadi inspirasi bagi umat selama berabad-abad.
2.Sejarah mencatat bahwa para martir Islam di masa lalu telah berjuang untuk kebenaran agama mereka.
3.Dalam buku "Para martir", penulis menggambarkan kisah para pahlawan yang rela menderita karena kebenaran.
4.Mahasiswa harus mempelajari tentang para martir dalam sejarah untuk memahami nilai-nilai keberanian dan pengorbanan.
5.Upacara peringatan hari martir menjadi acara penting bagi masyarakat untuk menghormati para pahlawan.

📚 Artikel terkait kata "martir"

Mengenal Kata 'martir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "martir" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "martir" seringkali dikaitkan dengan makna yang sangat dalam dan mendalam. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna resmi sebagai "orang yg rela menderita atau mati dp menyerah krn mempertahankan agama atau kepercayaan" atau "orang yg mati dl memperjuangkan kebenaran agama". Makna ini tercermin dalam sejarah dan budaya Indonesia, di mana banyak orang telah rela menderita atau mati demi mempertahankan kebenaran dan kepercayaan mereka.

Sejarah dan Konteks Sosial

Di dalam sejarah, kata martir seringkali terkait dengan keberanian dan ketabahan seseorang dalam menghadapi kesulitan dan bahaya. Mereka yang dipandang sebagai martir seringkali dianggap sebagai pahlawan dan sumber inspirasi bagi orang lain. Di Indonesia, contoh paling terkenal dari martir adalah Santo Antonius dari Padua, yang dikenal sebagai pelindung para martir. Santo Antonius dari Padua dipandang sebagai orang yang sangat saleh dan rela menderita demi kebenaran agama.

Penggunaan dalam Kalimat yang Alami

Kata martir seringkali digunakan dalam kalimat yang alami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Contoh penggunaan kata martir adalah: "Para pemberontak di Indonesia dipandang sebagai martir karena mereka rela menderita demi memperjuangkan kebebasan dan keadilan." Atau, "Para pelindung lingkungan dipandang sebagai martir karena mereka rela menderita demi menjaga alam dan kehidupan planet bumi."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata martir juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Di dalam masyarakat, ada banyak contoh orang yang rela menderita atau mati demi kebenaran dan kepercayaan mereka. Contoh paling terkenal adalah para korban tragedi 1965, yang dipandang sebagai martir karena mereka rela menderita demi kebebasan dan keadilan. Kata martir juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang rela menderita atau mati demi kebaikan dan kebenaran lainnya. Dalam kesimpulan, kata martir memiliki makna yang sangat dalam dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata martir terkait dengan keberanian dan ketabahan seseorang dalam menghadapi kesulitan dan bahaya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata martir juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang rela menderita atau mati demi kebenaran dan kepercayaan mereka.