Arti Kata "tekoan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tekoan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tekoan

te·ko·an /tékoan/ ? teko

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tekoan"

📝 Contoh Penggunaan kata "tekoan" dalam Kalimat

1.Dalam seminar internasional, peneliti mempresentasikan hasil tekoan penelitiannya selama tiga tahun.
2.Saat memasak, saya harus berhati-hati agar air tidak terlalu banyak dalam tekoan.
3.Di sekolah, guru meminta siswa untuk membuat tekoan dari bahan sederhana untuk latihan kimia.
4.Pada acara konser, gitaris memainkan lagu yang telah ia tulis dalam tekoan malam itu.
5.Dalam buku kumpulan puisi, penulis menggambarkan kehidupan sehari-hari melalui tekoan yang penuh makna.

📚 Artikel terkait kata "tekoan"

Mengenal Kata 'tekoan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tekoan" - Nilai Tradisional dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tekoan" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang menarik dan kaya, yaitu kebiasaan atau adat yang dilakukan oleh masyarakat pada masa lampau. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas budaya suatu masyarakat. Dalam konteks historis, tekoan seringkali terkait dengan kebiasaan-kebiasaan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Masyarakat Indonesia kaya akan tradisi dan adat istiadat yang telah berlangsung selama berabad-abad. Dalam beberapa kasus, tekoan dapat menjadi simbol identitas dan kebudayaan suatu daerah atau masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "tekoan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Contoh konkretnya, "tekoan" dapat digunakan dalam kalimat seperti: "Masyarakat di daerah tersebut memiliki tekoan membuat kerajinan tangan dari bahan-bahan alami." Dalam contoh ini, tekoan merujuk pada kebiasaan atau tradisi masyarakat membuat kerajinan tangan dari bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar mereka. Contoh lain, "Toko-toko di daerah ini masih menjaga tekoan menjual makanan tradisional pada hari-hari tertentu."

Relevansi "tekoan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Secara umum, tekoan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat Indonesia masih mempertahankan kebiasaan dan adat istiadat yang telah menjadi bagian dari identitas budaya mereka. Dengan memahami dan melestarikan tekoan, kita dapat memelihara dan mengembangkan tradisi-tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad.