Arti Kata "tartir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tartir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tartir

1tar·tir n zat asam yg terdapat dl buah-buahan yg masam (limau dsb)

2tar·tir a cak sedikit-sedikit: kalau membeli minyak tanah jangan -- , lebih baik sekaligus sekaleng

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tartir"

📝 Contoh Penggunaan kata "tartir" dalam Kalimat

1.tartir dalam buah limau sangat dominan dalam hal kandungan asam.
2.Dalam laboratorium, peneliti menganalisis kandungan tartir pada buah-buahan segar.
3.Kebanyakan orang tidak menyukai rasa tartir pada buah-buahan yang asam.
4.Dalam dunia kedokteran, dokter harus berhati-hati terhadap reaksi tartir pada penderita diabetes.
5.Pengolahan buah-buahan segar memerlukan penanganan khusus untuk mengurangi kandungan tartir.

📚 Artikel terkait kata "tartir"

Mengenal Kata 'tartir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tartir" - Zat Asam yang Terdapat di Buah-buahan

Kata "tartir" seringkali tidakamiliar bagi banyak orang, terutama mereka yang tidak terbiasa dengan istilah-istilah kimia. Namun, bagi mereka yang telah menempuh pendidikan kimia atau sains, kata ini mungkin sudah tidak asing lagi. Dalam arti resmi, tartir adalah zat asam yang terdapat di beberapa jenis buah-buahan, seperti limau. Dalam konteks sejarah, penggunaan kata tartir berkaitan dengan penemuan asam-asam yang terdapat di alam. Sebelum penemuan asam-asam sintetik, manusia telah mengetahui tentang adanya asam-asam alami yang terkandung dalam beberapa jenis buah-buahan. Pengenalan asam-asam alami ini telah membantu manusia dalam pengembangan ilmu kimia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tartir seringkali digunakan dalam konteks makanan. Misalnya, "Buah limau ini sangat asam karena kandungan tartir nya yang tinggi." Dalam kalimat ini, kata tartir digunakan untuk menjelaskan mengapa buah limau memiliki rasa yang asam. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam kalimat "Minuman yang mengandung tartir dapat membantu meningkatkan pencernaan." Dalam budaya Indonesia modern, penggunaan kata tartir juga dapat ditemukan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam penelitian kuliner, kata tartir digunakan untuk menjelaskan peran asam-asam dalam pengembangan rasa makanan. Dalam konteks ini, tartir digunakan sebagai salah satu komponen yang penting dalam menciptakan rasa yang kompleks.