Arti Kata "tamuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tamuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tamuk

ta·muk n ikan laut, Mugil vaigilusis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tamuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "tamuk" dalam Kalimat

1.Di perairan laut, tamuk banyak ditemukan di daerah pasang surut.
2.Peneliti menemukan bahwa tamuk merupakan salah satu ikan yang paling umum di perairan Indonesia.
3.Dalam masyarakat nelayan, tamuk dianggap sebagai sumber makanan yang lezat dan bergizi.
4.Dalam kelas biologi, guru menjelaskan tentang klasifikasi ikan tamuk dan habitat alami mereka.
5.Pengunjung ke laut biasanya ingin melihat tamuk berenang di air jernih.

📚 Artikel terkait kata "tamuk"

Mengenal Kata 'tamuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tamuk" - Ikan Laut yang Kaya Nutrisi

Kata "tamuk" mungkin tidak terdengar familiar di telinga kita, namun makna umumnya adalah mengacu pada ikan laut yang kaya akan nutrisi. Berasal dari bahasa Indonesia, tamuk merupakan sebutan untuk ikan laut Mugil vaigilusis yang hidup di perairan Indonesia. Penggunaan kata tamuk dalam bahasa Indonesia dapat dilacak sejak zaman kolonial Belanda, ketika para peneliti Barat mulai mempelajari keanekaragaman hayati di perairan Indonesia. Di masa itu, kata tamuk digunakan sebagai istilah ilmiah untuk menggambarkan ikan laut yang memiliki ciri khas unik. Dalam kalimat yang alami, kata tamuk dapat digunakan sebagai berikut: "Di pasar tradisional, penjual ikan menawarkan berbagai jenis ikan, termasuk tamuk yang segar dan lezat." "Saya suka memakan tamuk goreng yang disajikan dengan sambal pedas." Kata tamuk juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil laut. Dalam budaya Indonesia modern, kata tamuk menjadi simbol kearifan lokal yang penting untuk dipelajari dan dilestarikan.