Arti Kata "senyak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "senyak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

senyak

se·nyak ? senyap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "senyak"

📝 Contoh Penggunaan kata "senyak" dalam Kalimat

1.Kami harus berbicara senyak agar tidak mengganggu kinerja pekerjaan.
2.Di pagi hari, lingkungan hutan menjadi sangat senyap karena cuaca sangat dingin.
3.Dalam novel karya sastrawan terkenal, terdapat bagian yang menggambarkan suasana senyap di hutan.
4.Pada saat jam istirahat, kelas menjadi senyap karena para siswa sedang tidur.
5.Dalam film horor, suara senyap di rumah kosong dapat membuat penonton merasa takut.

📚 Artikel terkait kata "senyak"

Mengenal Kata 'senyak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "senyak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "senyak" memiliki makna umum yang terkait dengan keadaan sepi atau sunyi. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan suasana hati yang sedih atau kehilangan. Dalam bahasa Indonesia, kata "senyak" dapat digunakan sebagai sifat untuk menggambarkan keadaan yang sepi atau sunyi.

Dalam Kalimat yang Alami

Kata "senyak" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan suasana hati yang sedih atau kehilangan. Misalnya, "Hari ini saya merasa sangat senyak karena kehilangan orang yang saya cintai." Atau, "Suasana kota ini sangat senyak ketika malam hari." Dalam kalimat-kalimat ini, kata "senyak" digunakan untuk menggambarkan suasana hati atau suasana lingkungan yang sepi atau sunyi.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "senyak" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam beberapa tradisi, kata "senyak" digunakan sebagai kata sifat untuk menggambarkan suasana hati yang sedih atau kehilangan. Misalnya, dalam tradisi Jawa, kata "senyak" digunakan untuk menggambarkan suasana hati yang sedih atau kehilangan, seperti dalam lagu-lagu tradisional yang berjudul "Senyak". Dalam konteks modern, kata "senyak" juga digunakan dalam lagu-lagu populer untuk menggambarkan suasana hati yang sedih atau kehilangan. Dengan demikian, kata "senyak" masih menjadi bagian penting dalam kehidupan budaya Indonesia.