Arti Kata "substitutif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "substitutif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

substitutif

sub·sti·tu·tif a bersifat menggantikan: pendekatan -- perlu dilaksanakan dl upaya mencari jawaban yg tepat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "substitutif"

📝 Contoh Penggunaan kata "substitutif" dalam Kalimat

1.Dalam konteks akademis, mahasiswa harus menemukan substitutif dari metode penelitian yang lebih efektif.
2.Penggunaan substitutif dalam penelitian dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil penelitian.
3.Dalam situasi darurat, dokter harus menemukan substitutif obat yang lebih baik untuk pasien.
4.Penggunaan substitutif dalam keuangan dapat menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi pengeluaran.
5.Dalam konteks industri, perusahaan harus menemukan substitutif bahan yang lebih ramah lingkungan untuk produk mereka.

📚 Artikel terkait kata "substitutif"

Mengenal Kata 'substitutif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "substitutif" - Membantu Mencari Jawaban yang Tepat

Kata "substitutif" memiliki makna umum yang sangat luas dan mendalam. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan kompleks dalam bahasa Indonesia, yang berkembang dari penggunaan bahasa Belanda "substituef" pada abad ke-17. Kata ini pertama kali digunakan dalam konteks ilmiah dan akademis, kemudian berkembang menjadi bagian dari bahasa sehari-hari. Dalam konteks umum, kata "substitutif" dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat menggantikan atau mengambil tempat dari sesuatu yang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "substitutif" dapat dijumpai dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam bidang ilmu pengetahuan, metode penelitian dapat dianggap sebagai substitutif dari metode penelitian yang sebelumnya. Dalam bidang perusahaan, produk substitutif dapat dihadirkan untuk menggantikan produk yang sudah ada. Dalam kalimat, kata "substitutif" dapat digunakan seperti ini: "Pemerintah menghadirkan program substitutif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil." Dalam budaya Indonesia modern, kata "substitutif" memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam era globalisasi, individu dan masyarakat harus selalu beradaptasi dan mencari jawaban yang tepat untuk menghadapi tantangan baru. Dalam hal ini, substitutif dapat dianggap sebagai cara untuk menemukan solusi yang lebih baik. Dalam konteks sosial, kata "substitutif" dapat diartikan sebagai cara untuk menggantikan perilaku yang tidak baik dengan perilaku yang lebih baik.