Arti Kata "sporofil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sporofil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sporofil

spo·ro·fil n Bot organ berbentuk daun atau berasal dr daun yg mengandung alat perkembangbiakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sporofil"

📝 Contoh Penggunaan kata "sporofil" dalam Kalimat

1.Pada masa lalu, sporofil digunakan sebagai bahan obat-obatan tradisional.
2.Dalam ilmu botani, sporofil merupakan salah satu komponen penting pada tumbuhan paku.
3.Penggunaan sporofil dalam kosmetik semakin populer sebagai bahan alami untuk perawatan kulit.
4.sporofil pada tanaman biru-biruan memiliki peran penting dalam proses reproduksi.
5.Pada masa dahulu, sporofil digunakan sebagai bahan baku untuk membuat perhiasan.

📚 Artikel terkait kata "sporofil"

Mengenal Kata 'sporofil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sporofil" - Mengenal Botanis yang Menakjubkan

Kata "sporofil" mungkin tidak begitu familiar di telinga kita, tetapi memiliki konotasi yang sangat penting dalam dunia botani. Sporofil sendiri merupakan suatu organ pada tumbuhan yang berbentuk seperti daun dan berfungsi sebagai tempat pembentukan spora. Organ ini dapat ditemukan pada berbagai jenis tumbuhan, seperti paku-pakuan dan lumut. Dalam konteks sejarah, penemuan sporofil telah membawa dampak besar dalam penelitian botani. Ahli botani telah dapat memahami lebih dalam tentang siklus hidup tumbuhan dan bagaimana spora dapat berkembang biak. Dengan demikian, pengetahuan tentang sporofil telah meningkatkan kemampuan manusia dalam melakukan eksplorasi dan penelitian di bidang botani. Sporofil dapat ditemukan di berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar ruangan. Contohnya, pada paku-pakuan, sporofil berfungsi sebagai tempat pembentukan spora yang kemudian dapat berkembang biak menjadi individu baru. Penggunaan kata sporofil dalam kalimat dapat berupa "Bagian daun pada paku-pakuan tersebut merupakan sporofil yang berfungsi sebagai tempat pembentukan spora." atau "Tumbuhan sporofil dapat ditemukan di dataran tinggi yang memiliki kondisi lingkungan yang kering." Dalam kehidupan sehari-hari, sporofil memiliki relevansi yang cukup signifikan. Contohnya, dalam bidang perhutanan, pengetahuan tentang sporofil dapat membantu dalam pengelolaan tumbuhan dan ekosistem. Selain itu, sporofil juga dapat digunakan sebagai objek pengamatan dalam pendidikan biologi. Dengan demikian, kata sporofil tidak hanya memiliki makna yang penting dalam dunia botani, tetapi juga memiliki aplikasi yang luas dalam berbagai bidang.