Arti Kata "sindir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sindir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sindir

sin·dir n celaan; ejekan;
pukul anak -- menantu, pb mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan itu ditujukan kpd orang lain;
me·nyin·dir v mengkritik (mencela, mengejek, dsb) seseorang secara tidak langsung atau tidak terus terang;
pukul anak -- menantu, pb mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan-perkataan itu ditujukan kpd orang lain;
sin·dir-me·nyin·dir v 1 saling (berganti-ganti) menyindir: - saja kerjanya setiap hari; 2 hal menyindir: - dl mengutarakan cinta adalah kuno;
me·nyin·dir·kan v mengatakan sesuatu (biasanya ejekan, celaan, dsb) dng tidak langsung atau tidak terus terang: ia hanya berani - maksudnya;
ter·sin·dir v kena sindir; merasa disindir: - aku oleh kata-katanya;
sin·dir·an n perkataan (gambar dsb) yg bermaksud menyindir orang; celaan (ejekan dsb) yg tidak langsung: gambar -;
pe·nyin·dir n orang yg suka menyindir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sindir"

📝 Contoh Penggunaan kata "sindir" dalam Kalimat

1.Sekretaris yang suka menyindir teman-temannya di kantor.
2.Dia selalu berbicara tentang kebaikan orang lain, tetapi maknanya sebaliknya.
3.Ketika saya mengatakan bahwa makanan di restoran ini tidak enak, dia mengatakan bahwa rasa pribadi adalah hal yang kuno.
4.Di dalam novel, karakter utamanya sangat terobsesi dengan kebenaran, sehingga dia sering menyindir temannya karena tidak memiliki visi yang sama.
5.Pada hari Minggu, kami berkumpul di taman dan melihat orang yang suka menyindir orang lain dengan cara yang tidak langsung.

📚 Artikel terkait kata "sindir"

Mengenal Kata 'sindir' - Inspirasi dan Motivasi

Menyindir dengan Bijak: Makna dan Konteks Kata "Sindir" dalam Bahasa Indonesia

Kata "sindir" memiliki makna yang kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, menyindir berarti mengkritik atau mencela seseorang atau sesuatu, tetapi tidak langsung atau tidak terus terang. Hal ini merupakan perilaku yang umum ditemukan dalam budaya Indonesia, terutama dalam komunikasi verbal. Dalam konteks sosial, menyindir sering digunakan sebagai cara untuk mengekspresikan perasaan atau opini tanpa harus menghadapi konsekuensi langsung. Dalam kehidupan sehari-hari, menyindir sering dilakukan dengan menggunakan kata-kata yang tidak langsung, seperti mengatakan bahwa "hujan turun karena kamu tidak baik-baik saja". Dalam contoh ini, kata-kata tersebut tidak langsung mengkritik seseorang, tetapi dapat dipahami bahwa pernyataan tersebut berarti mengkritik seseorang tersebut. Contoh lain, kata "sindir" dapat digunakan dalam kalimat seperti, "Kamu pasti tahu bahwa **menggunakan kata-kata seperti itu tidak baik**". Dalam kalimat ini, pernyataan tersebut tidak langsung mengkritik seseorang, tetapi mengingatkan bahwa menggunakan kata-kata seperti itu tidak baik. Menyindir juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam komunikasi online, menyindir sering dilakukan melalui media sosial dengan menggunakan bahasa yang tidak langsung. Namun, perlu diingat bahwa menyindir juga dapat menyebabkan konflik atau kesalahpahaman jika tidak dilakukan dengan bijak. Oleh karena itu, penting untuk menyadari makna dan konteks kata "sindir" dalam bahasa Indonesia dan menggunakan kata-kata tersebut dengan hati-hati.