Arti Kata "sayur-mayur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sayur-mayur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sayur-mayur

sa.yur-ma.yur Nomina (kata benda) berbagai-bagai sayur (seperti kubis, kangkung, bayam)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sayur-mayur"

📝 Contoh Penggunaan kata "sayur-mayur" dalam Kalimat

1.Pasar di desa tersebut menjual berbagai sayur-mayur segar setiap hari.
2.Penjual sayur-mayur di pasar lokal menawarkan kubis, kangkung, dan bayam segar.
3.Pada acara festival, para penjual sayur-mayur membawa berbagai jenis sayur-mayur segar yang menarik perhatian.
4.Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mengidentifikasi sayur-mayur yang ada di rumah.
5.Di rumah makan, sayur-mayur segar yang dipilih langsung dari kebun menjadi kebanggan bagi para pengelolanya.

📚 Artikel terkait kata "sayur-mayur"

Mengenal Kata 'sayur-mayur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sayur-mayur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata **sayur-mayur** sering kita temukan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apa maknanya yang sebenarnya? Kata ini berasal dari bahasa Belanda, yaitu "groentenmarkt", yang berarti "pasar sayuran". Dalam konteks sosial, kata ini mengacu pada berbagai jenis sayuran yang dijual di pasar, seperti kubis, kangkung, dan bayam. Dalam sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan keanekaragaman sayuran yang tersedia di wilayah tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata **sayur-mayur** digunakan dalam kalimat seperti: "Saya pergi ke pasar **sayur-mayur** untuk membeli sayuran segar." atau "Kolam **sayur-mayur** di halaman belakang rumah kami sangat indah." Contoh lain adalah: "Saya suka makan sayuran **sayur-mayur** yang dipanaskan dengan minyak zaitun." Kata **sayur-mayur** memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Di Indonesia, pasar **sayur-mayur** masih menjadi salah satu sumber sayuran segar yang populer. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks kesehatan, karena sayuran yang ada di pasar **sayur-mayur** memiliki nilai gizi yang tinggi. Dengan demikian, kata **sayur-mayur** menjadi simbol keanekaragaman dan keberagaman sayuran yang ada di Indonesia.