Arti Kata "dolok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dolok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dolok

1do·lok Bt n gunung

2do·lok n cak potongan batang kayu yg belum dibelah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dolok"

📝 Contoh Penggunaan kata "dolok" dalam Kalimat

1.Di daerah Jawa Tengah, terdapat gunung berapi aktif yang disebut Gunung Merapi dengan ketinggian 2.911 meter di atas permukaan laut berada di atas dolok.
2.Dengan ketinggian 3.000 meter, gunung tertinggi di Pulau Jawa adalah Gunung Semeru dengan lereng yang curam dan berbatu-batu di atas dolok.
3.Kawah Gunung Bromo yang terletak di ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut berada di atas dolok.
4.Pemandangan alam yang indah dari kawah Gunung Bromo membuat wisatawan merasa takjub saat melihat keindahan alam yang berada di atas dolok.
5.Karena letaknya yang strategis, Gunung Anjasmoro di Jawa Timur menjadi tempat wisata populer yang menawarkan pemandangan alam yang indah dari atas dolok.

📚 Artikel terkait kata "dolok"

Mengenal Kata 'dolok' - Inspirasi dan Motivasi

Gunung Dolok: Simbol Keindahan Alam Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, **dolok** merupakan kata yang digunakan untuk menggambarkan sebuah gunung. Kata ini memiliki makna yang sangat luas, tidak hanya sebagai nama geografis, tetapi juga sebagai simbol keindahan alam yang patut dilestarikan. Sejarahnya, kata **dolok** telah digunakan oleh masyarakat Indonesia sejak zaman kuno, ketika mereka menggunakan gunung-gunung tersebut sebagai tempat suci atau tempat perlintasan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **dolok** sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Contohnya, "Mereka akan mendaki gunung **dolok** untuk menikmati pemandangan alam yang indah." Atau, "Kota ini terletak di kaki gunung **dolok**, yang memberikan suasana yang sejuk dan menenangkan." Atau bahkan, "Mereka akan melakukan hiking di gunung **dolok** untuk menguji kemampuan fisik mereka." Di era modern ini, kata **dolok** tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan keindahan alam Indonesia. Selain itu, banyak juga yang menggunakan kata ini sebagai simbol kesabaran dan ketabahan, karena gunung-gunung **dolok** sering kali memiliki lereng yang curam dan sulit dilalui. Dengan demikian, kata **dolok** tetap menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang sangat penting dan bernilai.