Arti Kata "saka" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "saka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
saka
1sa·ka n 1 tiang rumah; 2 kp pusaka (bendera): Sang -- Merah Putih, bendera pusaka Merah Putih;
-- guru 1 tiang utama rumah; tiang seri: -- guru masjid Demak terbuat dr tatal kayu; 2 ki sesuatu yg menjadi penegak atau pengukuh (negara dsb); -- tatal tiang penyangga atap masjid yg dibuat dr potongan kayu (di masjid Demak)
2sa·ka Mk n 1 keluarga dr pihak ibu; 2 pangkat adat dr kaum yg bersifat turun-temurun;
-- baka keluarga nenek moyang dr pihak ibu dan bapak
3Sa·ka n tahun Jawa (berdasarkan cerita tt kedatangan Aji Saka ke tanah Jawa, dimulai 78 tahun sesudah Masehi)
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "saka"
📝 Contoh Penggunaan kata "saka" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "saka"
Mengenal Kata 'saka' - Inspirasi dan Motivasi
Arti Saka dalam Bahasa Indonesia
Saka dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang cukup luas dan kompleks. Secara umum, saka merujuk pada tiang atau penyangga yang memiliki kekuatan dan kekuasaan. Dalam konteks historis dan sosial, saka sering digunakan untuk menggambarkan tiang utama rumah, tiang penyangga atap masjid, dan bahkan bendera pusaka negara.
Contoh penggunaan kata saka dalam kalimat alami antara lain:
1. Tiang saka di depan rumah adalah simbol kekuatan dan kekuasaan keluarga.
2. Saka penyangga atap masjid Demak terbuat dari tatal kayu yang unik dan indah.
3. Bendera saka Merah Putih adalah lambang negara Indonesia yang dihormati seluruh masyarakat.
Dalam kehidupan sehari-hari, kata saka masih relevan dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita berbicara tentang kekuatan dan kekuasaan, kita sering menggunakan kata saka untuk menggambarkannya. Selain itu, kata saka juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam peninggalan sejarah dan warisan bangsa.
Jadi, kata saka bukan hanya sekedar tiang atau penyangga, tetapi juga simbol kekuatan dan kekuasaan yang melekat dalam budaya dan masyarakat Indonesia.