Arti Kata "rumah tutupan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rumah tutupan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rumah tutupan

rumah tahanan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rumah tutupan"

📝 Contoh Penggunaan kata "rumah tutupan" dalam Kalimat

1.Pemimpin oposisi meminta kepada pemerintah untuk membuka rumah tahanan yang telah lama tutup.
2.Pengadilan menetapkan hukuman penjara enam tahun bagi pelaku kejahatan tersebut, yang akan dijalankan di rumah tahanan.
3.Rumah tahanan di provinsi tersebut telah melaporkan peningkatan keamanan dan kenyamanan bagi para tahanan.
4.Pada tahun 1980-an, rumah tahanan menjadi simbol penindasan pemerintah terhadap masyarakat.
5.Ketua komisi hak asasi manusia mengunjungi rumah tahanan untuk meninjau kondisi penjara.

📚 Artikel terkait kata "rumah tutupan"

Mengenal Kata 'rumah tutupan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rumah Tutupan" - Fungsi dan Makna

Pada awalnya, kata **rumah tutupan** memiliki makna yang sangat spesifik dan terkait dengan sistem hukum dan keamanan. Konsep ini sebenarnya adalah **rumah tahanan**, yaitu tempat penahanan terhadap seseorang yang telah melakukan kesalahan atau pelanggaran hukum. Fungsi utama dari **rumah tutupan** adalah untuk menjaga keamanan dan menghindari pelarian bagi para tahanan. Dalam sejarah, **rumah tutupan** telah digunakan sebagai tempat penahanan bagi individu yang telah melakukan kesalahan berat, seperti pembunuhan atau tindakan kriminal lainnya. Namun, dalam konteks modern, **rumah tutupan** seringkali diartikan sebagai tempat rehabilitasi dan pelatihan bagi individu yang telah melakukan kesalahan. Contoh penggunaan kata **rumah tutupan** dalam kalimat yang alami adalah: "Dia akan dihadapkan pada sanksi berupa **rumah tutupan** selama 5 tahun karena melakukan tindakan kriminal." Atau, "Setelah menjalani program rehabilitasi di **rumah tutupan**, dia telah menjadi orang yang lebih baik." Dalam kehidupan sehari-hari, **rumah tutupan** masih memiliki relevansi dalam masyarakat Indonesia modern. Banyak individu yang telah melakukan kesalahan dan telah menjalani proses rehabilitasi di **rumah tutupan**. Mereka kemudian dapat kembali ke masyarakat dan hidup sebagai warga yang produktif dan berkontribusi pada masyarakat. Dengan demikian, **rumah tutupan** tidak hanya sebagai tempat penahanan, tetapi juga sebagai tempat rehabilitasi dan pelatihan bagi individu yang ingin menjadi lebih baik.