Arti Kata "arbitrer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "arbitrer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

arbitrer

ar·bit·rer /arbitrér/ a 1 sewenang-wenang; 2 manasuka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "arbitrer"

📝 Contoh Penggunaan kata "arbitrer" dalam Kalimat

1.Pengadilan meminta seorang arbitrer untuk menyelesaikan sengketa antara dua perusahaan.
2.Pemimpin politik dituduh sebagai arbitrer yang sewenang-wenang dalam menangani isu-isu sosial.
3.Dalam permainan kompetitif, panel arbitrer harus netral dan tidak memihak kepada salah satu tim.
4.Pengusaha yang sukses sering dianggap sebagai arbitrer yang sukses dalam mengelola bisnisnya.
5.Pemerintah harus mengangkat seorang arbitrer yang kompeten untuk menyelesaikan sengketa antara masyarakat dan perusahaan.

📚 Artikel terkait kata "arbitrer"

Mengenal Kata 'arbitrer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Arbitrer" - Hukum dan Keadilan

Kata "arbitrer" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks hukum, arbitrer merupakan sebutan untuk orang yang menyelesaikan sengketa atau perselisihan antara dua pihak dengan cara yang adil dan netral. Istilah ini berasal dari kata bahasa Perancis "arbitrer", yang berarti "menyelesaikan sengketa" atau "menemukan solusi". Dalam sejarah, konsep arbitrer telah ada sejak zaman kuno, ketika orang-orang mencari jalan tengah untuk menyelesaikan perselisihan dan sengketa. Dalam masyarakat modern, arbitrer masih sangat penting, terutama dalam dunia hukum dan bisnis. Mereka berperan sebagai wasit yang adil dan netral, membantu dua pihak menemukan solusi yang adil dan efektif. Berikut beberapa contoh penggunaan kata arbitrer dalam kalimat alami: * "Pada hari itu, saya bertemu dengan arbitrer untuk menyelesaikan sengketa antara saya dan tetangga saya." * "Saya sangat menghargai kemampuan arbitrer dalam menyelesaikan perselisihan antara kami." * "Dalam kasus sengketa antara perusahaan dan pekerja, arbitrer berperan penting dalam menemukan solusi yang adil." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep arbitrer sangat relevan, terutama dalam masyarakat yang pluralistik dan beragam. Dengan adanya arbitrer, kita dapat menemukan solusi yang adil dan efektif dalam menyelesaikan sengketa dan perselisihan. Dalam budaya Indonesia modern, arbitrer masih sangat penting, karena mereka membantu membangun keadilan dan kestabilan dalam masyarakat.