Arti Kata "rukuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rukuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rukuh

ru·kuh n kain penutup badan kaum wanita muslim, kecuali muka dan kedua telapak tangan, biasanya dipakai untuk salat; mukena; telekung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rukuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "rukuh" dalam Kalimat

1.Dalam kehidupan sehari-hari, wanita muslimah sering menggunakan jilbab atau ruqyah untuk melindungi diri dari sinar matahari.
2.Selama salat, seorang wanita muslimah harus menggunakan ruqyah yang sesuai dengan syariat Islam untuk menutup badannya.
3.Pada masa lalu, wanita penguasa di kerajaan sering menggunakan ruqyah yang mewah dan elegan untuk menunjukkan status sosial mereka.
4.Pada suatu hari, seorang mahasiswi memutuskan untuk mengganti mukena dengan ruqyah yang lebih modern dan nyaman.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, seorang wanita tidak harus selalu menggunakan ruqyah yang mewah, cukup dengan menggunakan yang sederhana dan nyaman.

📚 Artikel terkait kata "rukuh"

Mengenal Kata 'rukuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rukuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "rukuh" memiliki arti resmi dalam bahasa Indonesia sebagai kain penutup badan kaum wanita muslim, kecuali muka dan kedua telapak tangan, biasanya dipakai untuk salat; mukena; telekung. Kata ini memiliki sejarah panjang dan kaya dalam budaya Islam di Indonesia. Rukuh telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari bagi banyak wanita muslim di Indonesia. Dalam konteks sejarah, rukuh digunakan sebagai simbol kemuliaan dan kesucian. Wanita yang mengenakan rukuh dianggap sebagai pribadi yang taat dan beragama. Dalam kehidupan sehari-hari, rukuh digunakan sebagai penutup badan ketika melakukan salat, menjadi simbol kesucian dan keteraturan. Rukuh juga memiliki variasi dalam desain dan bahan. Beberapa rukuh terbuat dari bahan yang ringan dan mudah digunakan, sedangkan yang lain terbuat dari bahan yang lebih tebal dan elegan. Dalam kalimat yang alami, "Wanita itu mengenakan rukuh putih saat melakukan salat" atau "Dia memilih rukuh bergaris untuk kegiatan sehari-hari". Dalam kehidupan sehari-hari, rukuh masih sangat relevan. Banyak wanita yang menggunakan rukuh sebagai simbol identitas dan kesucian. Rukuh juga menjadi inspirasi bagi banyak desainer dan pengrajin yang menciptakan desain-desain unik dan elegan. Dalam konteks budaya Indonesia modern, rukuh menjadi simbol kearifan lokal yang masih relevan hingga saat ini.