Arti Kata "rahak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rahak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rahak

ra·hak Mk n dahak; reak: kalau ia batuk, -- nya tidak dapat keluar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rahak"

📝 Contoh Penggunaan kata "rahak" dalam Kalimat

1.Setelah batuk kuat, rahaknya keluar dan menutupi pakaian.
2.Dokter menyarankan pasien untuk mengeluarkan rahaknya secara alami.
3.Pada pagi hari itu, cuaca cerah tidak dapat menahan rahak dari awan yang tebal.
4.Saat berolahraga, rahak dari kelelahan membuat kaki saya sakit.
5.Menghilangkan rahak di tenggorokan dapat dilakukan dengan minum air hangat.

📚 Artikel terkait kata "rahak"

Mengenal Kata 'rahak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rahak" - Kunci dalam Menghadapi Batuk yang Mengganggu

Kata "rahak" seringkali dihubungkan dengan kondisi batuk yang tidak menentu. Dalam bahasa Indonesia, kata rahak memiliki makna yang spesifik, yaitu "dahak yang tidak dapat keluar dari tenggorokan". Konsep ini telah ada sejak lama dan merupakan fenomena alam yang dialami oleh banyak orang, terutama saat mengalami batuk yang berat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar orang-orang mengatakan bahwa mereka memiliki rahak atau dahak yang tidak dapat keluar. Ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti adanya infeksi pernapasan atau alergi. Ketika seseorang memiliki rahak, mereka mungkin akan merasa tidak nyaman dan sulit menelan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata rahak dalam kalimat yang alami: * Setelah merasa batuk selama beberapa hari, aku akhirnya menemukan bahwa aku memiliki rahak yang perlu diatasi. * Dokter mengatakan bahwa rahak-ku terlalu berat untuk dikeluarkan secara alami, sehingga aku membutuhkan perawatan medis. * Saat batuk, aku merasa rahak-ku makin berat, sehingga aku berusaha untuk menghilangkan gejala tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, konsep rahak masih relevan dan seringkali dihubungkan dengan kebiasaan hidup sehat. Banyak orang yang menganggap rahak sebagai gejala yang tidak normal dan berusaha untuk menghindarinya dengan mengonsumsi obat-obatan atau melakukan pengobatan alternatif. Namun, penting untuk diingat bahwa rahak dapat menjadi gejala dari kondisi yang lebih serius dan perlu diatasi dengan perawatan medis yang tepat.