Arti Kata "protaktinium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "protaktinium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

protaktinium

pro·tak·ti·ni·um n Kim unsur yg semua isotopnya radioaktif, terdapat secara alamiah dan buatan; unsur dng nomor atom 91, lambang Pa, dan bobot atom 231,0359

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "protaktinium"

📝 Contoh Penggunaan kata "protaktinium" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "protaktinium":
2.Dalam laboratorium penelitian, ilmuwan berhasil menghasilkan sedikit protaktinium buatan untuk penelitian lebih lanjut.
3.Kimiawan dari universitas lokal berhasil menemukan protaktinium alamiah di dalam tanah yang digali.
4.Penggunaan protaktinium dalam aplikasi nuklir sangat berbahaya dan memerlukan perawatan khusus untuk menghindari kecelakaan.
5.protaktinium memiliki sifat radioaktif yang sangat tinggi, sehingga perlu dihindari dalam penggunaan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "protaktinium"

Mengenal Kata 'protaktinium' - Inspirasi dan Motivasi

Protaktinium: Unsur Radioaktif yang Tersembunyi

Protaktinium adalah sebuah unsur kimia yang memiliki sifat radioaktif, terdapat secara alamiah dan buatan. Sejarah penemuan unsur ini terkait dengan penemuan unsur berat lainnya pada awal abad ke-20. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin belum pernah mendengar kata protaktinium secara langsung, tetapi unsur ini memiliki dampak yang signifikan dalam teknologi nuklir. Contohnya, protaktinium digunakan dalam proses penyulingan uranium untuk menghasilkan plutonium, yang merupakan bahan bakar nuklir. Dalam kalimat yang lebih alami, kita bisa mengatakan bahwa "reaktor nuklir menggunakan protaktinium sebagai bahan baku untuk menghasilkan energi listrik." Atau, "penelitian sains terkait dengan penggunaan protaktinium dalam teknologi nuklir." Dalam konteks Indonesia, penelitian tentang protaktinium dan penggunaannya dalam teknologi nuklir masih terbatas. Namun, dengan kemajuan teknologi dan penelitian, kita mungkin akan melihat penggunaan protaktinium dalam berbagai bidang, seperti energi, sains, dan teknologi.