Arti Kata "bangkai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bangkai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bangkai

1bang·kai n 1 tubuh yg sudah mati (biasanya untuk binatang): -- anjing; 2 barang yg telah tua dan rusak: -- kapal; -- mobil;
menjemur -- ke atas bukit, pb
memperlihatkan cela (air, cacat) sendiri; ada -- ada hering, pb jika ada perempuan lacur, banyak laki-laki yg datang

2bang·kai lihat kembang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bangkai"

📝 Contoh Penggunaan kata "bangkai" dalam Kalimat

1.Pengadilan menghukum penumpang kapal yang tenggelam karena kesalahan kapal itu sendiri.
2.Mobil tua itu hanya masih bisa dibawa ke bengkel karena sudah menjadi bangkai.
3.Di pasar, ada pedagang yang menjual bangkai ikan sebagai bahan makanan.
4.Kami akan membeli bangkai mobil bekas untuk dijual kembali dengan harga rendah.
5.Para ilmuwan telah menemukan bangkai dinosaurus yang masih terawetkan dengan baik.

📚 Artikel terkait kata "bangkai"

Mengenal Kata 'bangkai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bangkai" - Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Kata "bangkai" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang kompleks dan luas. Secara umum, bangkai merujuk pada tubuh yang sudah mati, baik itu binatang maupun manusia. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan barang-barang yang telah tua dan rusak, seperti kapal atau mobil. Bangkai telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak zaman kolonial. Pada masa itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan tubuh-tubuh binatang yang telah mati, yang seringkali dianggap sebagai sumber makanan. Namun, seiring waktu, kata ini juga digunakan dalam konteks yang lebih abstrak, seperti untuk menggambarkan barang-barang yang telah tua dan rusak. Contoh penggunaan kata bangkai dalam kalimat yang alami adalah: "Kapal itu telah menjadi bangkai setelah terkena badai," atau "Mobil itu sudah menjadi bangkai karena kehabisan bahan bakar." Dalam kedua contoh kalimat ini, kata bangkai digunakan untuk menggambarkan kondisi kapal dan mobil yang telah tua dan rusak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bangkai memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang telah mengalami kehilangan barang-barang yang telah tua dan rusak, seperti kapal atau mobil. Oleh karena itu, kata bangkai menjadi penting dalam menggambarkan kondisi tersebut. Selain itu, kata bangkai juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu-lagu atau cerita-cerita rakyat yang menggambarkan kehidupan dan kematian. Dalam kesimpulan, kata "bangkai" memiliki makna yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Dari konteks historis hingga kehidupan sehari-hari, kata ini telah menjadi bagian penting dalam bahasa kita.