Arti Kata "bantu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bantu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bantu

ban·tu 1 v tolong: -- lah orang miskin dan melarat; 2 n penolong: guru --; kantor pos --;
mem·ban·tu v memberi sokongan (tenaga dsb) supaya kuat (kukuh, berhasil baik, dsb); menolong: kita wajib - orang yg lemah;
mem·ban·tu·kan v menggunakan (mempekerjakan) untuk membantu: Pemerintah - seorang ahli hukum dan keuangan di kantor kami;
mem·per·ban·tu·kan v membantukan;
ban·tu·an n barang yg dipakai untuk membantu; pertolongan; sokongan: ia mendapatkan - kredit dr bank;
- ekonomi bantuan yg diberikan oleh suatu negara kpd negara lain untuk memajukan perekonomian negara yg diberi bantuan tsb; - humaniter bantuan langsung dan cepat untuk menghapus atau meringankan penderitaan krn situasi darurat yg akut, spt bencana alam, musim kering, banjir, dan wabah; - luar negeri bantuan, baik berupa nasihat dan saran, tenaga ahli maupun dana yg diberikan oleh organisasi internasional dan/atau negara kaya kpd negara miskin; - lunak bantuan luar negeri berupa pinjaman dng syarat ringan, bunga rendah, dan jangka waktu pengembalian panjang; - militer bantuan untuk menopang aliansi dng memperkuat kemampuan militer sekutunya untuk menjamin keamanan dan kekuatan negaranya; - modal bantuan dl bentuk pinjaman uang untuk menunjang pembangunan ekonomi dan sosial negara berkembang, diberikan dng syarat lunak; - pangan bantuan bahan makanan yg diberikan dng prioritas tertentu; - pengetahuan bantuan pembangunan dl bentuk bantuan personal dan barang (uang) untuk perluasan sarana ilmu pengetahuan di negara berkembang; - personal bantuan yg merupakan bagian dr bantuan atau kerja sama teknik yg meliputi pengiriman tenaga ahli (pakar pembangunan) ke negara berkembang; - proyek bantuan yg terikat dng proyek, yaitu bagian dr bantuan modal kpd negara berkembang yg mengandung pembiayaan rencana pembangunan, investasi yg terbatas pd tempo, teknik, dan ekonomi; - teknik bantuan yg direncanakan untuk menyebarkan pengetahuan dan keahlian ke negara penerima dng jalan mengirimkan orang ahli dl bidang tertentu dr negara industri untuk memberikan nasihat teknis; - teknis bantuan modal, tenaga ahli, dsb dr luar negeri untuk melancarkan usaha negara yg sedang berkembang;
pem·ban·tu n 1 orang (alat dsb) yg membantu; penolong; 2 orang upahan, pekerjaannya (membantu) mengurus pekerjaan rumah tangga (memasak, mencuci, menyapu, dsb);
- dekan wakil dekan; - editor petugas yg membantu editor dl membuat dan menyampaikan berita di televisi, radio, atau media massa lain; - khusus petugas yg khusus membantu editor dl membuat dan melaksanakan berita di televisi dan radio; - letnan dua pangkat bintara peringkat kedua dl ketentaraan, satu tingkat di bawah pembantu letnan satu, satu tingkat di atas sersan mayor (tanda pangkatnya satu balok emas bergelombang yg dilekatkan di bahu baju); - letnan satu pangkat bintara peringkat pertama dl ketentaraan, satu tingkat di bawah letnan dua, satu tingkat di atas pembantu letnan dua (tanda pangkatnya dua balok emas bergelombang yg dilekatkan di bahu baju); -rektor wakil rektor; - rumah tangga orang yg membantu dl urusan rumah tangga; - tetap pembantu yg secara tetap menyumbangkan karangannya kpd surat kabar dsb;
pem·ban·tu·an n proses, cara, perbuatan membantu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bantu"

📝 Contoh Penggunaan kata "bantu" dalam Kalimat

1.Guru di sekolah menolong muridnya untuk memahami materi yang sulit.
2.Ibu saya sering membantu saya untuk memasak dan membersihkan rumah.
3.bantuan darurat dari Pemerintah telah diberikan kepada korban bencana alam.
4.Profesor di universitas sangat bermakna dalam membantu saya dalam penelitian saya.
5.bantuan luar negeri telah diberikan kepada negara-negara berkembang untuk meningkatkan perekonomian mereka.

📚 Artikel terkait kata "bantu"

Mengenal Kata 'bantu' - Inspirasi dan Motivasi

Bantu: Menjadi Penolong yang Baik dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bantu" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 sebagai bentuk kerja dari kata "tolong". Namun, seiring waktu, kata "bantu" berkembang menjadi kata yang lebih umum dan luas dalam konteks sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bantu" sering digunakan untuk menggambarkan tindakan membantu orang lain, baik itu dalam hal materi, emosi, atau informasi. Contoh penggunaan kata "bantu" dalam kalimat yang alami adalah: * "Saya akan bantu kamu dengan tugasmu nanti." * "Guru kami selalu bantu kami dalam memahami konsep matematika." * "Kantor pos kami selalu siap untuk membantu masyarakat dalam hal pengiriman surat." Dalam budaya Indonesia modern, kata "bantu" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat, kita sering dihadapkan dengan situasi yang memerlukan bantuan, seperti bencana alam, musim kering, atau wabah penyakit. Dalam situasi seperti itu, keterlibatan masyarakat dalam memberikan bantuan sangatlah penting. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering membutuhkan bantuan dari orang lain, seperti dalam hal pekerjaan rumah tangga atau tugas-tugas lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering menggunakan kata "bantu" dalam bentuk lain, seperti "pembantu" yang merupakan orang yang membantu dalam urusan-urusan tertentu. Pembantu dapat berupa orang yang membantu dalam pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, mencuci, atau menyapu. Pembantu juga dapat berupa orang yang membantu dalam urusan-urusan lain, seperti dalam hal penyusunan file atau pengiriman surat. Dalam kesimpulan, kata "bantu" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bantu" sangat relevan dalam situasi-situasi yang memerlukan bantuan. Dengan demikian, kita harus selalu siap untuk memberikan bantuan kepada orang lain dalam situasi-situasi yang memerlukan.