Arti Kata "porot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "porot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

porot

po·rot Jk v, me·mo·rot v 1 menggerek; menggigit; meretas (karung beras dsb); 2 mencuri (beras dl karung dsb); 3 ki memeras (menguras) dng cara yg licik hingga habis (uang atau benda milik orang lain): kata temanku, orang itu akan ~ uangku;
me·mo·roti v memorot

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "porot"

📝 Contoh Penggunaan kata "porot" dalam Kalimat

1.Ia seringkali memporot uangku di kasir minimarket.
2.Pada masa lalu, kebiasaan memporot beras di pasar adalah hal biasa.
3.Di kampung halaman saya, ada beberapa anak yang suka memporot karung beras milik tetangga.
4.Ibu memporot uang saya dengan mengatakan bahwa saya perlu belanja di pasar.
5.Pengusaha yang sukses seringkali harus memporot hingga habis untuk mencapai tujuannya.

📚 Artikel terkait kata "porot"

Mengenal Kata 'porot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "porot" - Mengenal Makna dan Konteksnya

Kata "porot" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan tindakan menggerek, menggigit, atau meretas benda tertentu, seperti karung beras. Namun, makna kata ini tidak hanya terbatas pada konteks tersebut. Dalam sejarah, kata "porot" juga digunakan untuk menggambarkan tindakan mencuri atau meretas benda milik orang lain, seperti uang atau benda berharga lainnya. Mengenal Makna Kata "porot" dalam Konteks Sosial Kata "porot" sering digunakan dalam kalimat yang berbeda-beda, tergantung pada konteksnya. Misalnya, "Dia porot karung beras itu dengan menggunakan kayu" atau "Dia porot uangku dengan cara yang licik". Dalam beberapa kasus, kata "porot" juga digunakan untuk menggambarkan tindakan mencuri atau meretas benda milik orang lain dengan cara yang licik. Penggunaan Kata "porot" dalam Kehidupan Sehari-hari Dalam kehidupan sehari-hari, kata "porot" sering digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak pantas atau tidak etis. Misalnya, "Dia porot uangku dengan cara yang tidak adil" atau "Dia porot benda milikku dengan cara yang licik". Dalam beberapa kasus, kata "porot" juga digunakan untuk menggambarkan tindakan yang merugikan orang lain, seperti "Dia porot hak-hakku dengan cara yang tidak adil". Dalam budaya Indonesia modern, kata "porot" sering digunakan dalam kalimat yang berbeda-beda, tergantung pada konteksnya. Namun, makna kata ini tetap sama, yaitu menggambarkan tindakan yang tidak pantas atau tidak etis. Oleh karena itu, kita harus selalu berhati-hati dalam menggunakan kata "porot" dan memahami makna yang terkandung di dalamnya.