Arti Kata "tengkuyung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tengkuyung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tengkuyung

teng·ku·yung n kerang yg kulitnya berwarna (dipakai untuk menggosok kain supaya licin)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tengkuyung"

📝 Contoh Penggunaan kata "tengkuyung" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, penjual kerang tengkuyung menawarkan berbagai macam warna untuk dipilih.
2.Tekstur kulit tengkuyung membuatnya ideal sebagai alat gosok kain.
3.Di masa lalu, para perempuan menggunakan tengkuyung untuk membersihkan kain dan membuatnya lebih licin.
4.Kerang tengkuyung dapat dijumpai di daerah pantai, terutama pada saat pasang surut.
5.Teknik menggunakan tengkuyung sebagai alat penggosok kain masih digunakan pada masa kini.

📚 Artikel terkait kata "tengkuyung"

Mengenal Kata 'tengkuyung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tengkuyung" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tengkuyung" mungkin masih asing bagi sebagian orang, namun maknanya sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Dalam arti resmi, tengkuyung adalah jenis kerang yang kulitnya berwarna dan biasanya digunakan untuk menggosok kain supaya licin. Namun, di balik maknanya yang sederhana, ada konteks historis dan sosial yang menarik untuk dipahami. Pada zaman dahulu, tengkuyung dianggap sebagai bahan alami yang efektif dalam membersihkan kain dan membuatnya lebih licin. Mereka menggunakan kulit kerang ini untuk menggosok kain, sehingga kain menjadi lebih halus dan mudah digunakan. Praktek ini masih dipraktikkan hingga saat ini, terutama di kalangan nenek moyang kita yang masih memproduksi tekstil secara tradisional. Contoh penggunaan kata tengkuyung dalam kalimat alami adalah: "Dia menggunakan kulit tengkuyung untuk menggosok kain sutra supaya lebih licin." Atau, "Dia mencari tengkuyung di pantai untuk membuat sabun alami." Dalam kedua contoh tersebut, kata tengkuyung digunakan dalam konteks yang relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tengkuyung masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang masih menggunakan kulit kerang ini sebagai bahan alami untuk membersihkan kain dan membuatnya lebih licin. Bahkan, beberapa pengrajin tekstil masih menggunakan praktek ini untuk membuat kain yang lebih halus dan mudah digunakan. Dengan demikian, kata tengkuyung menjadi simbol dari kearifan lokal dan tradisi yang masih hidup hingga saat ini.