Arti Kata "politisi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "politisi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

politisi

po·li·ti·si ? politikus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "politisi"

📝 Contoh Penggunaan kata "politisi" dalam Kalimat

1.politisi tersebut dituduh menerima suap untuk memutuskan proyek pembangunan.
2.Pada pesta pernikahan itu, terdapat banyak politisi yang hadir untuk menunjukkan dukungannya.
3.Dia ingin menjadi politisi suatu hari nanti, tetapi masih perlu belajar banyak hal.
4.politisi yang baru saja terpilih menjadi presiden, mengucapkan pidato kenegaraan.
5.Kita harus jujur dalam memberikan informasi tentang politisi yang mencalonkan diri.

📚 Artikel terkait kata "politisi"

Mengenal Kata 'politisi' - Inspirasi dan Motivasi

Berperan dalam Pemerintahan: Apa itu Politisi?

Politisi adalah individu yang terlibat dalam kegiatan politik, yaitu proses pengambilan keputusan dan pengelolaan negara. Istilah ini berasal dari kata "politis" yang berarti terkait dengan politik, dan dalam konteks ini, politisi merupakan orang yang secara langsung terlibat dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Dalam sejarah Indonesia, kata politisi telah berkembang seiring dengan perkembangan demokrasi dan pemerintahan negara.

Contoh Penggunaan Politisi dalam Bahasa Sehari-hari

Politisi seringkali diidentifikasi sebagai tokoh yang dominan dalam proses pengambilan keputusan pemerintah. Misalnya, "Politisi yang terpilih sebagai presiden harus membuat keputusan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat." Dalam konteks ini, politisi dituntut untuk memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat dan kemampuan menyelesaikan masalah yang kompleks. Politisi juga seringkali dihadapkan pada tekanan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, partai politik, dan media massa. Contoh lainnya adalah, "Politisi tersebut harus dapat mengatasi konflik antar kelompok untuk mencapai tujuan yang sama." Dalam hal ini, politisi harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi efektif dan membangun kerjasama dengan berbagai pihak.

Relevansi Politisi dalam Kehidupan Sehari-hari

Politisi tidak hanya berperan dalam pemerintahan, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam konteks ini, politisi harus dapat memahami kebutuhan dan keinginan masyarakat, serta membuat keputusan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Politisi juga harus dapat membangun kepercayaan masyarakat melalui transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan. Dalam hal ini, politisi harus dapat memahami bahwa mereka tidak hanya berperan sebagai pemimpin negara, tetapi juga sebagai wakil rakyat yang harus dapat memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.