Arti Kata "apit" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "apit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
apit
apit n 1 sesuatu yg terdapat di antara dua benda (orang dsb); sesuatu yg dihimpit (dijepit, ditindih, dsb); 2 alat untuk menghimpit (menjepit, menindih, dsb); 3 jejenang; ajudan;
ber·a·pit v 1 berdekatan rapat; berhimpit; 2 terletak di antara dua orang (benda dsb);
meng·a·pit v 1 menjepit; menghimpit; 2 mengempa; menindih (menekan dsb) dng benda yg berat; 3 menempatkan (menaruh dsb) di antara dua benda (orang dsb): dua orang polisi ~ tahanan itu;
~ minyak membuat minyak dng mengempa bahan pembuat minyak;
mem·per·a·pit·kan v merapatkan; menghimpitkan;
apit·an n alat untuk mengapit (mengempa, menindih, menjepit);
~ minyak kempa minyak; ~ tebu benda berat yg digunakan untuk mengempa tebu supaya keluar airnya; kempa tebu;
peng·a·pit n 1 apitan; 2 orang di kiri kanan pengantin; 3 barang yg diletakkan di kiri kanan sesuatu; 4 ajudan;
~ lempang papan yg terletak di sebelah kiri kanan lunas perahu;
peng·a·pit·an n proses, cara, perbuatan mengapit
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "apit"
📝 Contoh Penggunaan kata "apit" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "apit"
Arti Kata apit Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia
Pengertian Apit
Apit merupakan kata kerja dalam bahasa Indonesia yang memiliki arti menekan atau mengurung sesuatu di antara dua hal atau lebih. Tindakan apit sering dilakukan untuk memperkuat atau menjaga sesuatu agar tidak bergerak atau rusak. Apit juga bisa merujuk pada posisi seseorang atau sesuatu yang terjepit di antara dua objek atau dalam situasi tertentu.
Apit dapat diterapkan dalam berbagai konteks, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga situasi formal. Misalnya, seseorang dapat merasa tertekan atau tertekan secara harfiah karena diapit oleh tugas-tugas yang menumpuk. Dalam hal ini, apit menggambarkan kondisi yang membuat seseorang merasa terkekang atau terbatas.
Dalam konteks teknis, apit juga dapat merujuk pada tindakan fisik, seperti menekan atau menjepit sesuatu agar tidak bergerak. Misalnya, saat merapikan kertas, seseorang perlu apit kertas itu dengan hati-hati agar tidak sobek. Hal ini menunjukkan kehati-hatian dalam menangani benda agar tetap utuh dan terjaga.
Selain itu, apit juga dapat merujuk pada tindakan mengunci atau menjaga sesuatu agar tetap stabil atau tidak berpindah posisi. Contohnya, saat menata bunga, penting untuk apit tangkai bunga dengan kuat agar tidak mudah lepas dari vas atau wadahnya. Dengan demikian, bunga tetap terjaga keindahannya dan tidak rusak.
Di lingkungan sosial atau profesional, apit juga bisa menggambarkan posisi seseorang yang berada di tengah-tengah dua pihak atau dalam diskusi atau pertemuan. Misalnya, dalam rapat, seseorang dapat duduk diapit oleh dua atasan yang sedang membahas proyek baru. Hal ini menunjukkan posisi yang strategis atau penting dalam situasi tertentu.