Arti Kata "perbani" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perbani" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perbani

per·ba·ni a 1 dl keadaan setinggi-tingginya atau serendah-rendahnya (tt pasang surutnya air laut): air --; 2 dl keadaan bertambah besar (tt bulan muda yg sehari demi sehari bertambah penuh): bulan --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perbani"

📝 Contoh Penggunaan kata "perbani" dalam Kalimat

1.Air laut mencapai perbani pasang surutnya sebelum hari raya Idul Fitri.
2.Saat bulan purnama, bulan mencapai perbani terpancarannya dan sangat terang.
3.Pertambahan air laut akibat hujan lebat mencapai perbani tertingginya dan menyebabkan banjir.
4.Pada musim panen, air sungai mencapai perbani terendahnya dan sulit digunakan untuk irigasi.
5.Peningkatan permukaan air laut akibat perubahan cuaca global mencapai perbani tertingginya dan mengancam penduduk pesisir.

📚 Artikel terkait kata "perbani"

Mengenal Kata 'perbani' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perbani" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Kata "perbani" memiliki arti yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini dapat diartikan sebagai keadaan setinggi-tingginya atau serendah-rendahnya, seperti pasang surutnya air laut. Selain itu, kata "perbani" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan bertambah besar, seperti bulan muda yang semakin penuh setiap harinya. Dalam konteks sejarah, kata "perbani" telah digunakan oleh orang-orang di daerah pesisir untuk menggambarkan perubahan tinggi rendahnya air laut yang dapat mempengaruhi aktivitas nelayan dan pertanian.

Penggunaan Kata "Perbani" dalam Kalimat

Kata "perbani" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Air laut telah mencapai perbani yang sangat tinggi hari ini, sehingga nelayan harus berhati-hati saat berlayar." Dalam kalimat ini, kata "perbani" digunakan untuk menggambarkan tinggi rendahnya air laut yang dapat mempengaruhi aktivitas nelayan. Atau, "Bulan muda telah mencapai perbani yang sangat besar hari ini, sehingga kita dapat melihatnya dengan jelas dari jarak jauh." Dalam kalimat ini, kata "perbani" digunakan untuk menggambarkan keadaan bulan muda yang semakin penuh setiap harinya.

Relevansi Kata "Perbani" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "perbani" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi orang-orang yang tinggal di daerah pesisir. Dalam budaya Indonesia modern, kata "perbani" digunakan sebagai inspirasi dan motivasi bagi orang-orang untuk menghadapi perubahan yang terjadi di sekitar mereka. Dengan memahami konsep "perbani", kita dapat lebih siap menghadapi perubahan yang terjadi di sekitar kita dan dapat menggunakan keadaan tersebut sebagai kesempatan untuk berkembang dan berkarya.