Arti Kata "caci" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "caci" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

caci

1ca·ci n cela; cerca; damprat;
ber·ca·ci-ca·ci·an v saling mencaci; cela-mencela; saling mencerca; saling mendamprat;
men·ca·ci v 1 mencacat keras; memaki; mencela; menistakan: ia ~ orang di depan umum sehingga orang itu marah-marah; 2 mengeluarkan perkataan yg tidak sopan; memaki-maki: aku telah ~ orang itu habis-habisan sampai ia merasa malu;
ca·ci·an n 1 kata-kata buruk yg dipakai untuk menjelekkan (mencerca, mencela, atau memaki); 2 hasil mencaci;
pen·ca·ci n orang yg mencaci

2ca·ci n alat penggulung layar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "caci"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "caci" dalam Kalimat

1.Pada acara debat di TV, politikus itu tidak bisa menghindari caci dari lawannya yang menuduhnya korupsi.
2.Penghinaan itu tidak perlu keluar dari mulutmu, anak muda, karena itu akan membuat orang lain merasa tidak nyaman.
3.Dalam novel itu, tokoh utama sering mendapat caci dari teman-temannya karena perilakunya yang tidak sopan.
4.Pada malam itu, anak kecil itu menerima caci dari ibunya karena tidak menyelesaikan tugasnya.
5.Saya tak dapat mencegah anak saya dari caci teman-temannya di sekolah, karena saya sendiri tidak bisa mengontrol perilakunya.

πŸ“š Artikel terkait kata "caci"

Mengenal Kata 'caci' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Caci" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "caci" memiliki makna yang kompleks dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki beberapa arti, seperti mencela, mencaci-maki, dan menjelekkan. Makna ini telah melekat sejak zaman dahulu kala, ketika kata caci digunakan sebagai cara untuk mengkritik atau mengejek seseorang. Penggunaan kata caci dalam kehidupan sehari-hari masih umum ditemukan. Misalnya, "Ia mencaci lawan mainnya di lapangan sepak bola" atau "Dia mencaci sahabatnya di depan umum karena kesalahan kecil". Selain itu, kata caci juga dapat digunakan sebagai cara untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak sopan, seperti "Dia mencaci-maki penjaga toko karena tidak puas dengan barang yang dibeli". Dalam budaya Indonesia modern, kata caci masih memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam dunia politik, kata caci digunakan sebagai cara untuk mengkritik lawan politik dan meningkatkan kewibawaan sendiri. Di sisi lain, kata caci juga dapat digunakan sebagai cara untuk menggambarkan perilaku yang tidak pantas dalam dunia hiburan, seperti dalam konteks sinetron atau film. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mendengar kata caci digunakan dalam berbagai konflik sosial. Misalnya, dalam situasi konflik antar keluarga, kata caci dapat digunakan sebagai cara untuk mengkritik atau menjelekkan anggota keluarga lain. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata caci dapat memiliki dampak negatif jika tidak digunakan dengan hati-hati. Dalam kesimpulan, kata caci memiliki makna yang kompleks dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan kata caci masih umum ditemukan, dan dalam budaya Indonesia modern, kata caci masih memiliki relevansi yang signifikan. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata caci dapat memiliki dampak negatif jika tidak digunakan dengan hati-hati.