Arti Kata "daeng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "daeng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

daeng

da·eng /daéng/ n gelar bangsawan Bugis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "daeng"

📝 Contoh Penggunaan kata "daeng" dalam Kalimat

1.Dalam budaya Bugis, gelar daeng digunakan sebagai tanda kehormatan bagi bangsawan. Dia menerima gelar daeng sebagai tanda penghargaan atas jasanya dalam membangun wilayah Bugis. Pada masa lalu, gelar daeng hanya boleh digunakan oleh bangsawan yang telah mencapai tingkat tertinggi dalam masyarakat Bugis. Dalam sejarah Bugis, beberapa raja memiliki gelar daeng sebagai tanda kekuasaan dan kehormatan.

📚 Artikel terkait kata "daeng"

Mengenal Kata 'daeng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Daeng" - Inspirasi dari Bangsawan Bugis

Kata "daeng" memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks sejarah dan budaya. Gelar bangsawan Bugis ini telah digunakan sejak zaman dahulu, dan masih dipahami dengan baik hingga saat ini. Daeng merupakan gelar yang diberikan kepada bangsawan Bugis yang telah menunjukkan keberanian dan kebijaksanaan dalam memimpin masyarakat. Gelar daeng memiliki makna yang mendalam dan kompleks. Dalam budaya Bugis, gelar ini dianggap sebagai tanda kehormatan dan kekuasaan. Bangsawan yang diberi gelar daeng diharapkan dapat memimpin masyarakat dengan bijaksana dan adil. Oleh karena itu, gelar daeng bukan hanya sekedar gelar, melainkan merupakan simbol kekuasaan dan pengaruh dalam masyarakat Bugis. Contoh penggunaan kata "daeng" dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: "Raja Bugis di abad ke-16 bernama Sultan alauddin yang merupakan gelar daeng yang sangat dihormati." Dalam kalimat ini, kata "daeng" digunakan untuk menunjukkan gelar bangsawan yang diberikan kepada Sultan alauddin. Selain itu, kata "daeng" juga digunakan dalam kalimat lain seperti: "Pangeran daeng yang berani memimpin pasukan untuk melawan penjajah." Dalam kalimat ini, kata "daeng" digunakan untuk menunjukkan keberanian dan kekuatan Pangeran daeng. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "daeng" masih relevan dan digunakan dalam konteks budaya Indonesia modern. Gelar daeng dapat digunakan sebagai inspirasi bagi seseorang yang ingin menjadi pemimpin yang bijaksana dan adil. Selain itu, kata "daeng" juga dapat digunakan sebagai simbol kehormatan dan kekuasaan dalam masyarakat modern. Oleh karena itu, mari kita mengenal dan menghargai gelar daeng sebagai bagian dari budaya Indonesia yang kaya dan beragam.