Arti Kata "fitri" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fitri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fitri

1fit·ri Ar a 1 berhubungan dng fitrah (sifat asal); 2 berhubungan dng berbuka puasa

2fi·tri n kesederhanaan; hal yg tidak dibuat-buat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fitri"

📝 Contoh Penggunaan kata "fitri" dalam Kalimat

1.Kami menganjurkan penggunaan pakaian yang sesuai dengan fitrah dan tidak terlalu mewah.
2.Pada hari besar Idul fitri, banyak orang melakukan kegiatan bersih-bersih rumah dan berbuka puasa bersama keluarga.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang harus dapat menemukan kesederhanaan atau fitri dalam setiap keadaan.
4.Masyarakat harus dapat menemukan solusi yang sederhana dan tidak membawa dampak buruk bagi lingkungan, seperti cara hidup yang lebih fitri.
5.Dalam upaya mengembangkan diri, penting untuk kembali ke fitrah dan tidak terjebak dalam kompleksitas yang tidak perlu.

📚 Artikel terkait kata "fitri"

Mengenal Kata 'fitri' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "fitri" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "fitri" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan mendalam. Secara etimologis, kata ini berhubungan dengan **sifat asal** manusia, yang berasal dari fitrah. Fitrah sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan sifat asli dan alami manusia sebelum dipengaruhi oleh pengaruh luar. Oleh karena itu, kata "fitri" sering digunakan untuk menggambarkan **kesederhanaan** dan **hal yang tidak dibuat-buat**. Dalam konteks sejarah, kata "fitri" memiliki makna yang sangat khusus. Pada masa lalu, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan manusia sebelum berinteraksi dengan dunia luar. Dalam Islam, fitrah juga digunakan untuk menggambarkan keadaan manusia dalam keadaan murni dan suci sebelum dilahirkan. Oleh karena itu, kata "fitri" memiliki makna yang sangat mendalam dan filosofis. Contoh penggunaan kata "fitri" dalam kalimat yang alami adalah: * "Dia memilih jalan **fitri** dan tidak terpengaruh oleh pengaruh luar." * "Dia ingin hidup dalam keadaan **fitri** dan tidak terikat oleh hukum dan aturan." * "Kebijaksanaan **fitri** adalah kebijaksanaan yang tidak dibuat-buat oleh manusia." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "fitri" memiliki makna yang sangat relevan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan manusia yang tidak terpengaruh oleh pengaruh luar dan tetap **sederhana** dan **murni**. Oleh karena itu, kata "fitri" memiliki makna yang sangat inspiratif dan motivasi untuk hidup dalam keadaan **fitrah** dan tidak terikat oleh hukum dan aturan.