Arti Kata "menguparkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menguparkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menguparkan

meng.u.par.kan Verba (kata kerja) mengupar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menguparkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "menguparkan" dalam Kalimat

1.Mahasiswa dilarang menguparkan isi buku pelajaran di kelas.
2.Para politisi sering menguparkan janji-janji mereka di masa kampanye.
3.Dalam teks sastra, penggunaan kata "menguparkan" dapat menunjukkan sikap skeptis atau kritis.
4.Guru memberikan tugas kepada siswa untuk menguparkan konsep-konsep dasar matematika.
5.Politikus terkenal dituduh menguparkan rakyat dengan janji-janji palsu.

📚 Artikel terkait kata "menguparkan"

Mengenal Kata 'menguparkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "menguparkan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "menguparkan" seringkali digunakan dalam konteks yang tidak formal, tetapi dalam arti resmi, kata ini memiliki makna yang lebih luas. **Menguparkan** dapat diartikan sebagai tindakan mengeluarkan atau memancarkan sesuatu, seperti suara, bau, atau cahaya. Dalam konteks ini, kata menguparkan memiliki sejarah yang panjang dan relevan dengan kehidupan sehari-hari orang Indonesia. Dalam sejarah, kata menguparkan seringkali terkait dengan konsep alam dan lingkungan. Misalnya, ketika cuaca buruk seperti badai atau petir, kita sering mendengar kata **menguparkan** untuk menggambarkan suara guntur atau cahaya kilatan petir. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan suara musik yang keras atau bau yang tidak sedap. Contoh penggunaan kata menguparkan dalam kalimat yang alami adalah: - Suara **menguparkan** guntur membuat saya takut. - Bau makanan yang **menguparkan** membuat saya lapar. - Cahaya **menguparkan** lampu membuat saya bisa melihat. Kata menguparkan juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam berbagai aspek kehidupan, kita sering menghadapi situasi yang memerlukan kreativitas dan kemampuan untuk **menguparkan** diri. Misalnya, dalam dunia hiburan, kata ini digunakan untuk menggambarkan kemampuan seseorang untuk **menguparkan** diri dengan bermain musik atau menari. Dalam dunia bisnis, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kemampuan seseorang untuk **menguparkan** diri dengan berkreasi dan menciptakan sesuatu yang baru.